Sabtu,  20 April 2024

Pra Porprov Jateng Bidik 4 Emas di PON XXI

Tori
Pra Porprov Jateng Bidik 4 Emas di PON XXI

RN - Pra Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) resmi dibuka hari ini di komplek Wall Climbing Jatidiri, Kota Semarang.

Kegiatan yang dihelat Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Jawa Tengah tersebut akan berlangsung hingga Kamis (7/7/20222). 

Ketua FPTI Jawa Tengah Abdul Hamid mengatakan, kegiatan ini digelar untuk mencari bibit unggul dalam usia produktif sekaligus perebutan kuota Porprov. “Karenanya, kegiatan ini batasan umur atlet adalah U-21. Ini memang bagian dari persiapan kita untuk jangka panjang,” ujarnya, Sabtu (2/7/2022).

BERITA TERKAIT :

Meski demikian, tambah dia, masih ada toleransi untuk level senior. Hanya saja, untuk level senior khusus memainkan dua nomor.

Hamid menerangkan, peserta kegiatan ini sebanyak 237 orang. Mereka berasal dari 30 kabupaten/kota di Jateng. “Ini juga sekaligus bagian pembinaan jangka. Termasuk dalam rangka menyambut PON XXI Aceh-Sumut,” terang Sekretaris Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Jawa Tengah ini.

FPTI Jateng sendiri menargetkan mampu mendulang empat medali emas pada PON XXI 2024 mendatang. Atas dasar itu, persiapan terus dimatangkan sekaligus menguji kemampuan atlet lewat sebuah kompetisi.

“PON mendatang harus lebih baik dari sebelumnya. Tapi tentu prestasi tak bisa diraih secara tiba-tiba. Ada tahapan-tahapan, termasuk pertandingan seperti ini,” tegas Ketua Komisi E DPRD Jateng ini.

Pada PON XX di Papua, Jateng hanya berada di peringkat ketiga di ajang panjat tebit. Jateng mendulang dua medali emas, satu perak, dan tiga medali perunggu. Jateng berada di bawah Jawa Timur dan tuan rumah Papua.

"Untuk pembinaan pemerataan kabupaten/kota, kita akan mengajukan kepada KONI Jateng untuk kabupaten/kota yang tidak mendapatkan quota Porprov," terangnya.

Hamid yang juga Bendahara DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jateng ini menambahkan, Jateng sudah punya route suksestori di cabor panjat tebing. Saat ini pelatnas mengirimkan team ke kejuaraan IFSC Villar Swiss yang disitu terdapat empat atlet berasal dari Jateng.

“Salah satunya atlet asal Batang yang memecahkan rekor dunianya sendiri di nomor men speed climbing sebanyak dua kali dalam satu hari diwaktu 5.09 detik dan 5.04 detik,” tandasnya.