Sabtu,  20 April 2024

Kantor MN KAHMI Digembok, Alumni HMI Ancam Gagalkan Rapimnas

RN/NS
Kantor MN KAHMI Digembok, Alumni HMI Ancam Gagalkan Rapimnas

RN - Puluhan alumni HMI meradang. Para aktivis Jakarta yang juga pengurus Majelis Wilayah (MW) Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam Jakarta Raya (KAHMI Jaya) itu menggelar aksi.

Aksi damai yang dikomandani oleh M Syaiful Jihad itu menggeruduk Sekretariat Majelis Nasional KAHMI di Jalan Turi, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (21/7).

MW KAHMI Jaya memprotes kebijakan MN KAHMI yang tidak memberikan ruang untuk Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam gelaran Rapimnas KAHMI di Jakarta pada 22-24 Juli 2022.

BERITA TERKAIT :
Pilkada DKI, KAHMI Jaya Dorong Tokoh Betawi Ikut Bertarung 
Tebarkan Empati Perkuat Silaturahmi, Wilimas Panen Ajak Yatim Piatu, Dhuafa dan Warga Bukber

"Kami protes keras Anies Baswedan tidak diundang dalam Rapimnas yang digelar di Jakarta. Anie sebagai tuan rumah dan kader terbaik HMI harusnya diberikan ruang untuk pidato," kata Syaiful dalam keterangannya.

Menurut Syaiful, sebagai pemimpin ibu kota, sepatutnya MN KAHMI memberikan panggung kepada Anies dalam kegiatan rapimnas tersebut.

Karena itu, dalam aksinya tersebut MW KAHMI Jaya menggembok Sekretariat MN KAHMI karena dianggap tidak berdaya dengan intervensi pihak-pihak tertentu yang takut dengan Anies Baswedan.

"MN KAHMI tak punya alasan kuat tak mengundang Anies sebagai Gubernur DKI. Sebagai gubernur tuan rumah, lumrah jadi tamu undangan," kata Syaiful.

Apalagi selain menjabat Gubernur DKI, Anies juga merupakan bagian dari keluarga besar KAHMI, bahkan pernah menjadi Presidium Majelis Nasional KAHMI.

"Jangan karena Anies ramai dibicarakan sebagai calon presiden kemudian MN KAHMI tidak memberikan waktu dalam rapimnas. Sikap MN KAHMI sangat tidak elok," demikian Syaiful.

Di tempat yang sama, Pengurus MW KAHMI Jaya lainnya, Buchari menekankan, apabila MN KAHMI tidak mengundang dan memberikan ruang kepada Anies pada rapimnas, pihaknya akan melakukan konsolidasi dengan kader-kader di Jakarta dan Majelis Daerah (MD) KAHMI se-Jakarta Raya untuk mengepung Hotel Discovery.

"Kami semua dan abang-abang di MN sama-sama kader HMI. Artinya pernah melewati masa-masa kritis dan ditangkap. Kami sudah siap ditangkap," kata Buchari.

 "Kami bergerak atas keresahan MN KAHMI yang diduga bisa diintervensi," sambungnya.

#KAHMI   #Munas   #HMI