RN - Gaji besar dan banyak fasilitas menjadi alasan WNI kerja di luar negeri. Sayagnya, banyak WNI ke luar negeri datang dengan ilegal.
Saat ini ada sekitar pekerja migran RI yang terdaftar di luar negeri mencapai lebih dari 5,2 juta orang. Tapi ada sekitar 4,3 juta WNI yang berangkat ilegal.
Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding mengungkapkan jumlah pekerja migran RI yang terdaftar di luar negeri mencapai lebih dari 5,2 juta orang, hampir mendekati 5,3 juta.
BERITA TERKAIT :Emil Audero, Joey Pelupessy, dan Dean James Resmi Jadi WNI
"Yang tidak terdaftar atau berangkat secara ilegal menurut Bank Dunia itu ada sekitar 4,3 juta di tahun 2017," ujarnya dalam acara Buka Bersama Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia di JCC Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (14/3).
Ia menekankan mayoritas kasus kekerasan terhadap pekerja migran terjadi pada mereka yang berangkat secara tidak resmi.
"Nah sebenarnya masalah kekerasan dan sebagainya 95 persen itu adalah yang tidak terdaftar atau unprocedural," tambahnya.
Selain itu, Karding menyoroti besarnya kontribusi pekerja migran terhadap perekonomian nasional melalui remitansi atau kiriman uang dari luar negeri.
Pada 2024, ia mencatat remitansi yang masuk ke Indonesia tercatat mencapai Rp251 triliun. Sementara itu, permintaan tenaga kerja dari luar negeri cukup tinggi, mencapai 1,7 juta job order, namun Indonesia baru mampu memenuhi 297 ribu di antaranya.
"Tahun depan kami targetkan 425 ribu penempatan dengan estimasi remitansi sekitar Rp439 triliun," jelasnya.
Ia menambahkan peningkatan jumlah pekerja migran yang diberangkatkan secara resmi dapat berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
"Secara tidak langsung membantu pertumbuhan ekonomi kita dengan asumsi 1 persen menyerap 800 ribu itu 0,61 persen dan mengurangi pengangguran sekitar 6,1 persen," jelasnya.
10 Negara Tujuan
Ada sekitar 10 negara yang menjadi tujuan para pekerja asal Indonesia yang keluar negeri. Negara itu adalah;
1. Taiwan (45%): Taiwan semakin populer sebagai tujuan kerja bagi warga Indonesia karena ekonominya yang dinamis dan lingkungan yang ramah. Taiwan adalah rumah bagi banyak perusahaan teknologi besar seperti TSMC, ASUS, dan Acer, yang menawarkan banyak peluang karier bagi profesional di bidang ini.
2. Jepang (41%). Beberapa kelebihan negara Jepang yang menjadi daya tarik untuk masyarakat Indonesia bekerja di sana adakah kkonomi maju, banyak peluang di sektor teknologi, manufaktur, dan pendidikan. Perusahaan di Jepang juga biasanya menawarkan gaji yang kompetitif serta berbagai manfaat tambahan seperti asuransi kesehatan, tunjangan transportasi, dan bonus tahunan.
3. Arab Saudi (32%). Arab Saudi menawarkan banyak kelebihan sebagai tujuan bekerja, termasuk gaji yang kompetitif tanpa pajak penghasilan, peluang besar di sektor energi dan infrastruktur, serta berbagai keuntungan dan fasilitas bagi ekspatriat. Meskipun ada tantangan, seperti adaptasi budaya dan peraturan yang ketat, kelebihan yang ditawarkan sering kali membuatnya menjadi pilihan menarik bagi banyak profesional internasional.
Perusahaan di Arab Saudi juga sering menawarkan paket keuntungan yang meliputi akomodasi, transportasi, tunjangan pendidikan untuk anak-anak, asuransi kesehatan, dan tiket pulang pergi tahunan ke negara asal.
Banyak perusahaan menyediakan atau menanggung biaya akomodasi dan transportasi bagi karyawan luar negeri, yang dapat mengurangi biaya hidup secara signifikan. Inilah yang menjadi alasan mengapa bekerja di Arab Saudi banyak dicari oleh masyarakat Indonesia.
4. Hong Kong (29%) menjadi salah satu tujuan utama bagi para profesional internasional yang mencari peluang kerja di Asia. Ini tidak lepas karena negara ini menjadi salah satu pusat keuangan terbesar di dunia, menawarkan banyak peluang kerja di sektor keuangan, perbankan, dan investasi.
Gaji di Hong Kong juga cenderung lebih tinggi dibandingkan banyak negara lain, terutama di sektor keuangan, teknologi, dan manajemen. Hong Kong memiliki sistem pajak yang sederhana dan rendah, yang berarti kamu bisa menyimpan lebih banyak dari penghasilan.
5. Korea Selatan (25%). Industri teknologi dan manufaktur yang maju, budaya pop yang mendunia, dan peluang di sektor pendidikan dan teknologi yang tinggi menjadi daya tarik Korea Selatan sebagai tempat tujuan kerja. Meskipun biaya hidup di Korea Selatan bisa tinggi, gaji yang ditawarkan untuk pekerja profesional sering kali cukup kompetitif, terutama di sektor teknologi dan finansial.
6. Malaysia (19%). Dibandingkan dengan banyak negara lain di Asia, biaya hidup di Malaysia relatif rendah, termasuk perumahan, makanan, dan transportasi. Negara ini juga memiliki ekonomi yang berkembang dengan baik dan menawarkan peluang karier di berbagai sektor seperti teknologi informasi, minyak dan gas, manufaktur, pendidikan, dan pariwisata. Sehingga, menjadi tempat yang ideal untuk bekerja.
7. Australia (13%) menjadi negara ketujuh dengan tingkat peminat kerja paling tinggi di Indonesia. Negara ini menjadi tujuan kerja luar negeri yang ideal karena pasar kerja yang kuat, lingkungan kerja yang baik, dan peluang di sektor pertambangan, kesehatan, dan teknologi. Gaji di Australia juga cenderung kompetitif, terutama di sektor-sektor seperti teknologi, keuangan, dan sains. Selain itu, standar hidup yang tinggi sering kali sebanding dengan tingkat gaji yang diterima.
Selain itu,, Australia dikenal karena menerapkan keseimbangan kerja-hidup yang baik, dengan jam kerja yang fleksibel dan liburan yang cukup. Hal ini memberikan kesempatan bagi para pekerja untuk menikmati waktu bersama keluarga dan mengejar minat pribadi mereka.
8. Singapura (11%) adalah pusat keuangan dan bisnis global yang penting, menawarkan banyak peluang kerja di berbagai sektor seperti keuangan, teknologi, perdagangan, dan layanan profesional. Negara ini juga menawarkan gaji yang kompetitif.
Hidup di Singapura juga banyak diidamkan oleh masyarakat lokal. Singapura memiliki infrastruktur yang modern dan fasilitas umum yang baik, termasuk transportasi publik yang efisien, sistem kesehatan yang berkualitas, dan kota yang bersih dan aman.
9. Amerika (8%) dinilai paling menonjol sebagai pusat bisnis global yang dominan berkat sejumlah kelebihannya. Pertama, ukuran ekonominya yang besar memberikan pasar yang luas dan beragam bagi perusahaan di berbagai sektor.
Keunggulan AS dalam inovasi dan teknologi menjadi faktor penting lainnya, dengan perusahaan-perusahaan teknologi terkemuka yang berbasis di negara ini menciptakan peluang besar bagi pertumbuhan bisnis. Selain itu, AS menawarkan akses yang mudah ke modal dan investasi melalui sistem keuangan yang canggih, mendukung pertumbuhan dan pengembangan perusahaan.
10. Jerman (5%) juga menawarkan sejumlah kelebihan sebagai negara untuk bekerja. Pertumbuhan ekonomi yang pesat dan kebijakan pro-investasi pemerintah menciptakan lingkungan bisnis yang menjanjikan bagi para profesional internasional.
Potensi sumber daya alam di negara ini juga besar, biaya hidup yang terjangkau, dan keanekaragaman budaya menjadikan Jerman sebagai destinasi menarik bagi mereka yang mencari peluang karier dan gaya hidup yang beragam.
Selain itu, ketahanan ekonomi dan keindahan alam yang menakjubkan juga menjadi faktor penarik bagi para pencari kerja yang ingin menggali pengalaman baru di negara ini.