Sabtu,  18 September 2021

Keren, Demi Keamanan Rakyat DKI Pangdam Jaya Bagikan Nomor Kontak Pribadinya

SN/DIS/RN
Keren, Demi Keamanan Rakyat DKI Pangdam Jaya Bagikan Nomor Kontak Pribadinya

RN - Panglima Kodam Jaya, Mayjen TNI Dudung Abdurachman meminta semua perusahaan tidak lagi menggunakan jasa Debt Collector dalam upaya menyelesaikan persoalan utang-piutang atau hal lainnya.

Dudung juga membagikan nomor kontak pribadinya untuk memastikan masyarakat terkawal dan terbantu oleh TNI.

Dudung juga mengaku sudah berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya untuk memastikan persoalan Debt Collector yang meresahkan masyarakat tidak terjadi kembali.

BERITA TERKAIT :
Rampas Motor Ojol, Warga Kini Berani Gebuki Debt Collector 
OJK Wajibkan Debt Collector Punya Sartifikat, Debitur: Biar Nagih Gak Galak 

"Saya harapkan kepada perusahaan-perusahaan yang memanfaatkan jasa-jasa debt collector sudah tidak melakukan kembali," ujar Dudung di Jakarta, Senin (10/5/2021).

"Saya dengan Polda Metro Jaya dengan tegas akan berdiri paling depan membantu rakyat, membantu masyarakat yang ada di DKI. Silakan catat nomor telepon saya 081223101988 Mayjen TNI Dudung," tambahnya.

Dudung dengan tegas meminta masyarakat Jabodetabek untuk tidak sungkan menghubungi nomor tersebut jika mengalami kesulitan dan membutuhkan bantuan aparat.

Ia juga memastikan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Fadil Imran untuk menghentikan perilaku Debt Collector tersebut. Dudung menyatakan, jangan karena kekuasaan sehingga kepada siapapun selalu menggunakan langkah premanisme.

"Apa pun yang menjadi kesulitan masyarakat, SMS saya, telepon saya. Saya akan perintahkan seluruh anggota TNI di jajaran Jadetabek tentunya kita akan bekerja sama dengan Polda Metro Jaya akan hadir di tengah masyarakat apa pun kesulitannya," tuturnya.

"Saya sudah koordinasi dengan Kapolda, bahwa perilaku-perilaku debt collector ini akan kita hentikan. Tidak ada karena kekuasaan tertentu memanfaatkan pihak-pihak tertentu sehingga menggunakan premanisme," ungkapnya.

Lebih lanjut Dudung juga menyampaikan sikap tegas terkait anggota TNI Serda Suhadi yang tak dihargai para oknum Debt Collector saat menengahi perselisihan di Semper, Jakarta Utara beberapa hari lalu.

"Saya imbau kepada masyarakat apa pun yang menjadi permasalahan-permasalahan di wilayah Jabodetabek ini segera laporkan ke TNI Polri maka kami akan datang secepat mungkin untuk membantu masyarakat," tegasnya.

Dudung meminta agar masyarakat jangan pernah takut kepada kelompok-kelompok premanisme yang ada di DKI. "Saya akan hadir dengan Kapolda untuk membantu dari kesulitan-kesulitan tersebut," ungkapnya.

Dudung mengungkapkan, di saat pandemi Covid-19 ini, masyarakat sedang mengalami kesulitan. Dudung meminta perusahaan untuk berempati dan memberikan toleransi sebagaimana yang dianjurkan pemerintah dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

"Oleh karenanya kepada pihak-pihak perusahaan yang memberikan pinjaman agar toleransi kepada masyarakat yang saat ini sedang kesulitan. Ini pun sudah ditekankan kepada pemerintah, bahwa dari OJK ini sudah resmi memperpanjang restrukturisasi kredit hingga Maret 2022," pungkasnya.