Jumat,  03 December 2021

Anies Beri Nama Blok Pemakaman Covid-19, Blok Islam Disebut Syuhada

DIS/RN
Anies Beri Nama Blok Pemakaman Covid-19, Blok Islam Disebut Syuhada

RN - Kehilangan keluarga yang meninggal akibat Covid-19 tentu bukan perkara mudah. Mereka harus rela tak dapat melihat jenazah untuk terakhir kalinya.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menceritakan setiap percakapan dengan warga yang mengantarkan anggota keluarga untuk dikuburkan, selalu dirinya sampaikan pesan penguat.

"Takziyah itu sesungguhnya memang bermakna menguatkan, menghibur.  Sering kami utarakan bahwa yang baru dikuburkan itu Syahid. Insya Allah dimuliakan dan berada di tempat mulia di sisi Allah SWT," cerita Anies di akun Instagram miliknya, Jumat (13/8/2021).

BERITA TERKAIT :
Wahyu Gerindra Apresiasi Usulan Soal Pengembangan Lokasi MICE di Jakarta
Anies Minta Kemenaker Tinjau Ulang Formula UMP 2022

Dari percakapan-percakapan itulah kemudian, blok pemakaman untuk warga yang meninggal karena COVID-19 diberikan nama dengan pesan kemuliaan.

Bukan diasosiasikan sebagai korban covid dan bukan sekadar diberi nomor anies.

"Blok pemakaman itu kemudian dinamai, dengan nama yang memiliki arti dan arti yang memilki pesan, yaitu Blok Makam Syuhada," tambahnya.

Anies melanjutkan, bagi warga yang beragama Kristen dan Katolik, Pihaknya konsultasikan dengan FKUB yang mewakili unsur Kristen dan Katolik. Mereka menyampaikan nama: Santo Yosef (dari) Arimatea.

"Kini blok makam itu terpampang jelas. Biarkan sanak saudara, anak-cucu yang di masa depan datang untuk berziarah akan menemui nama-nama mulia di tempat peristirahatan terakhir nenek-kakek dan leluhurnya. Barisan makam yang terjadi selama masa pandemi kali ini," tulisnya.