Sabtu,  20 April 2024

Rumah Rusak Gempa Banten Bertambah Jadi 2.224 Unit 

Ant/Al
Rumah Rusak Gempa Banten Bertambah Jadi 2.224 Unit 
Personel TNI membantu warga membersihkan puing rumah yang rusak akibat gempa banten. Foto: Antara

RN - Rumah rusak akibat gempa dengan magnitudo 6,6 pada 14 Januari 2022 di Pandeglang, Banten, bertambah menjadi 2.423 unit dari sebelumnya 2.224 unit.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pandeglang, gempa menyebabkan 362 rumah rusak berat, 526 rumah rusak sedang, dan 1.535 rumah rusak ringan di 171 desa yang tersebar di 30 kecamatan di Kabupaten Pandeglang.

"Gempa juga menyebabkan kerusakan 43 gedung sekolah, 16 puskesmas, empat kantor desa, 15 masjid, dan tiga tempat usaha,'' ujar Kepala BPBD Pandeglang, Girgi Jantoro, Selasa (18/1/2022).
 
Kerusakan rumah dan bangunan fasilitas umum terjadi di desa-desa di wilayah Kecamatan Sumur, Panimbang, Cikeusik, Cimanggu, Mandalawangi, Cibaliung, Sukaresmi, Munjul, Carita, Angsana, Pagelaran, Jiput, Saketi, Bojong, Cigeulis, Cibaliung, Banjar, Sobang, Majasari, Menes, Pulosari, Cisata,Labuan, Cibitung, Cimanuk, Cikeudal, Picung, Cipeucang, Patia, dan Kaduhejo.

BERITA TERKAIT :
Pengiriman Bantuan untuk Korban Gempa Terkendala Kapal, NU Bawean Minta Jokowi Turun Tangan
23 Tahun Menyandang Disablitas Belum Dapat Perawatan Medis, Siti Nurmala Sari Butuh Uluran Tangan

Untuk rumah yang rusak, BPBD akan mengusulkan pengalokasian bantuan untuk memperbaiki kerusakan rumah warga ke pemerintah.