Sabtu,  20 August 2022

Rugi Ratusan Juta, Korban Robot Trading Ngaku Digugat Cerai Istri

NS/RN
Rugi Ratusan Juta, Korban Robot Trading Ngaku Digugat Cerai Istri
Ilustrasi

RN - Dudin hanya bisa merenungi nasib. Karyawan swasta di kawasan Sudirman, Jakpus ini harus menelan kerugian hingga ratusan juta. 

Sudah jatuh tertimpa tangga, kini bapak dua anak itu digugat cerai istri. "Duit saya habis, lenyap dan hilang," aku warga Kebayoran Lama, Jaksel ini, Selasa (22/3).

Kini pria asal Ciamis, Jabar ini sedang menunggu putusan cerai. "Istri gugat saya cerai, ya sudah mau apa lagi," ungkapnya.

BERITA TERKAIT :
303 Sempat Lenyap Era Kapolri Sutanto, Kini Heboh Lagi Soal Konsorsium Judi Irjen Sambo
Irjen Sambo 'Dikurung', Kapolri Bergerak Buru Bos Judi 303

Awalnya kata dia, dirinya tergiur investasi robot treding karena menguntungkan. "Saya tambah terus duitnya. Hingga kerugian saat ini mencapai hampir 400 juta," ungkapnya. 

Ibarat nasi sudah jadi bubur, Dudin kini harus merintis dari awal lagi untuk mengembalikan duitnya yang lenyap. 

Disita Polisi 

Mobil mewah hingga apartemen disita polisi dari empat tersangka kasus robot trading Fahrenheit. Polisi kini masih melacak aset-aset lain dari para tersangka.

"Dari empat pelaku ini sudah mengamankan dua kendaraan bermotor yaitu di samping sudah terlihat (mobil Lexus dan Fortuner), ada 2 unit apartemen yang sudah kita police line juga," kata Dirkrimsus Polda Metro Jaya Kombes Auliyansah Lubis kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Selasa (22/3/2022).

Auliansyah mengatakan pihaknya masih terus melacak aset-aset lainnya dari para tersangka. Sangat dimungkinkan para tersangka menyembunyikan aset-aset lain.

Auliansyah menambahkan pihaknya juga mendalami beberapa rekening yang disita dari para tersangka. Polisi memerlukan waktu untuk melacak aliran dana dan juga aset para tersangka.

"Ini kan sedang kita periksa, kita nggak bisa secepat itu karena memang tadi ada layering-layering-nya. Ketika masuk ke rekening ini, kemudian ditransfer ke rekening ini, ada beberapa rekening lagi," jelasnya.

Untuk diketahui, polisi menyita mobil Lexus dan Fortuner dari para tersangka. Mobil Lexus RX 300 berpelat nomor B-2917-BJC dan Toyota Fortuner berpelat B-1525-VCV berwarna putih ini disita dari sebuah apartemen di kawasan Jakarta Barat, Senin (21/3) malam.

Polisi telah menangkap empat tersangka di kasus ini. Berikut keempat tersangka dan perannya:

D berperan sebagai admin atau yang menguasai website, sekaligus menerima deposit dari member dan melakukan penarikan (withdrawl).

ILJ berperan sebagai admin media sosial dalam memasarkan jasa robot trading Fahrenheit yang dijalankan oleh leader dengan tujuan menarik member baru.

DBC berperan sebagai admin atau selaku pengelola situs website Fahrenheit

Robot trading Fahrenheit ini dikelola oleh PT FSP Akademi Pro. Perusahaan tersebut dipimpin seorang pria bernama Hendry Susanto atau HS.

"PT FSP Akademi Pro ini dipimpin oleh seseorang bernama HS, yang dikenalkan oleh para pelaku yang sudah ditangkap di Polda Metro," kata Auliansyah.

Saat ditanya terkait profil Hendry Susanto ini, Auliansyah hanya menjelaskan bahwa bos robot trading Fahrenheit ini menjabat direktur di PT tersebut.

"Untuk sementara dari hasil pemeriksaan empat orang yang sudah kita amankan ini, menurut keterangan mereka, (Hendry Susanto) adalah direktur di PT FSP Akademi Pro," imbuh Auliyansah

Auliansyah mengatakan Hendy Susanto saat ini masih dalam pencarian pihak kepolisian. Polisi telah mem-profiling tersangka Hendry Susanto ini.