Sabtu,  25 June 2022

Korban Robot Trading, Ikuti Jejak DJ Una Yang Berani Dan Mau Lapor Polisi   

NS/RN
Korban Robot Trading, Ikuti Jejak DJ Una Yang Berani Dan Mau Lapor Polisi   

RN - Korban robot trading sebaiknya tidak takut. Jika dirugikan segera saja melapor ke polisi.

Seperti DJ Una. Dia membantah sebagai brand ambassador atau affiliator DNA Pro. DJ Una Mengaku sebagai korban, DJ Una juga terkena bujuk rayu untuk bergabung dan menanamkan uangnya ke DNA Pro.

"Putri Una adalah korban dari manipulasi, bujuk rayu, tipu muslihat yang dilakukan oleh DNA Pro Akademi," ucap kuasa hukum DJ Una, Yafet YW Rissy di kawasan Senopati, Jakarta Selatan, Selasa (12/4/2022).

BERITA TERKAIT :
Sindir MK, Seniman Gelar Aksi Teatrikal
Law Firm Ini Bantu Korban Investasi Bodong Dapat Ganti Rugi, Plus Edukasi Robot Trading 

Yafet menceritakan awal mula perkenalan perempuan bernama asli Putri Una dengan DNA Pro. Saat itu, perkenalan terjadi pada Juli 2021 dalam acara gala dinner di mana Una menjadi DJ tamu di acara tersebut.

Karena pandemi sedang tinggi, acara gala dinner itu dibatalkan. Namun, Top Leader DNA Pro, Hoki Irjana sudah mengatur ulang pertemuan dengan DJ Una di salah satu mall di bilangan Jakarta Selatan.

"Jadi dia inilah yang mengenalkan DNA Pro Akademi ke Una, sekaligus menawarkan untuk ikut dalam aktivitas trading yang dilakukan DNA Pro Akademi. Juli 2021 pertemuan sempat batal karena covid, lantas diarrange pertemuan lanjutan di Citoz, Cilandak," jelasnya.

Menurut pengakuan DJ Una, Hoki Irjana menunjukan surat izin operasi DNA Pro yang disebut legal. Akhirnya, setelah diyakinkan, dia pun setuju dibuatkan akun.

"Karena Una merasa yakin, Hoki Irjana ini membuatkan akun buat klien saya menggunakan dana sendiri sebesar 600 US Dolar," ungkapnya.

Berjalannya waktu, DJ Una mengajak keluarga dan teman-temannya ikut investasi ke akun yang dibuat Juli kala itu. Total investasi DJ Una dan kerabatnya mencapai Rp 1,3 miliar.

"Pada Januari 2022, Putri, keluarga, dan teman-temannya menempatkan dana lagi kurang lebih Rp 300 jutaan, jadi total itu Rp 1,3 miliar menempatkan dana di situ," terangnya.

"Segera setelah dana ditambahkan, masalah mulai muncul. Dana tidak bisa ditarik lagi, DNA Pro bermasalah, Una ingin ambil uangnya tapi tidak bisa diambil, hilang semua," jelas Yafet.

Yafet menyebut dari total Rp 1,3 Miliar, DJ Una sempat menerima keuntungan sebesar Rp 623 Juta dari DNA Pro. Namun, sisa dana Rp 700 juga tak ada kejelasannya hingga saat ini.

"Yang berhasil kembali itu sekita Rp 623 juta sekian, yang Rp 700 jutanya hilang," pungkasnya.