Sabtu,  20 August 2022

Duh, Pencarian Eril Anak Ridwan Kamil dengan Teropong Masih Nihil 

Tori
Duh, Pencarian Eril Anak Ridwan Kamil dengan Teropong Masih Nihil 
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil memantau langsung pencarian putra sulungnya, Emmeril Khan Mumtadz di sepanjan sungai Aare, Swiss/Kemlu RI

RN - Hingga memasuki hari keempat kemarin (Minggu 29/5/2022), keberadaan Emmeril Khan Mumtadz yang hanyut terseret arus sungai Aare di Bern, Swiss, masih misteri.

Hilangnya Eril, putra sulung Ridwan Kamil itu bisa disapa, pada Kamis (26/5/2022) siang waktu setempat. Kala itu Eril sedang berenang bersama adiknya, Camillia Laetitia Azzahra dan temannya yang menjadi favorit wisatawan tersebut.

Namun ketika hendak naik ke permukaan, Eril mengalami kesulitan. Dia sempat mendapat bantuan, namun upaya itu gagal.

BERITA TERKAIT :
Doa Terkabul, Putra Kang Emil Dimakamkan Hari Senin 
Takziah ke Rumah Ridwan Kamil, AHY Sampaikan Belasungkawa Untuk Eril

Perwakilan keluarga, Elpi Nazmuzaman menyampaikan, pencarian mulai diintensifkan di bawah permukaan air dengan menggunakan teropong. Sebelumnya di permukaan air menggunakan drone. 

Tim SAR Swiss dengan mengerahkan berbagai macam perahu yang masing-masing berisikan tiga orang. Satu orang sebagai pengendali perahu, dan dua lainnya melihat lewat teropong yang bisa mendeteksi lebih 3 meter di bawah permukaan air. 

"Pencarian kali ini rutenya zigzag. Otoritas Swiss juga memperkenankan pihak KBRI untuk berkoordinasi langsung dengan tim SAR dari jarak dekat, sehingga dapat berkomunikasi lebih intens," kata Elpi, Senin (30/5/2022). 

Tak hanya itu, lanjut Elpi, pihak keluarga juga memperoleh laporan berupa foto dan video bahwa ada beberapa penyelam yang turun ke bawah permukaan air Sungai Aare. 

Dalam pencarian kali ini melibatkan drone yang berteknologi khusus dengan jarak penerbangan rendah.

"Mereka (pihak kepolisiaan setempat) sangat terbuka menerima masukan dari keluarga termasuk saran-saran dari Kang Emil mengenai titik-titik ataupun metode yang memungkinkan untuk dioptimalkan," ujarnya.

Mengutip dari laman resmi Kemlu RI, pencarian Eril di sepanjang sungai Aare, Minggu (29/5/2022) mulai pagi hari pukul 09.00 waktu setempat, yang dipimpin langsung oleh Kepala Polisi Maritim Bern. 

Pada sesi pagi hari, pencarian dengan metode boat search dan menggunakan teropong untuk memantau situasi bawah air. Area pencarian telah mengerucut pada lokasi yang dinilai paling potensial di wilayah Marzili.
 
Sedangkan, fokus area pencarian di sesi sore adalah antara pintu air Schwellenmaetelli dan Engehalde. "Hingga pukul 7.00 malam waktu setempat, pencarian belum membuahkan hasil yang diharapkan," papar KBRI Bern, dikutip Senin (30/5/2022). 

Menurut polisi maritim setempat, proses pencarian di hari keempat ini masih terkendala oleh tingkat kekeruhan air yang bersumber dari partikel lelehan salju. Pencarian kembali dilanjutkan Senin pagi ini. 

Sebelumnya, KBRI mendapatkan kabar hilangnya Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril di Sungai Aare, Kamis pukul 11.24. Upaya pencarian Eril oleh tim SAR melibatkan unsur polisi, polisi maritim, dan pemadam kebakaran sebagai pilot drone.