Sabtu,  25 June 2022

Sudah Vaksin Booster, Ibu dan Anak Kandung Anies Baswedan Positif Covid -19

RN/CR
Sudah Vaksin Booster, Ibu dan Anak Kandung Anies Baswedan Positif Covid  -19
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan -Net

RN - Meski sudah mendapatkan vaksinasi dosis ketiga atau ‘booster’. Ibu dan salah satu anak kandung Gubenur DKI Jakarta, Anies Baswedan dikabarkan positif Covid -19.

"Di rumah saya hari ini ada dua yang positif COVID-19, satu ibu saya, satu anak saya," kata Anies di ITC Cempaka Mas, Jakarta Pusat, Kamis.

Meski positif COVID-19, Anies memastikan kedua anggota keluarganya itu tidak memiliki gejala dan dalam kondisi baik.

BERITA TERKAIT :
FPPJ Akan Gunakan Mobil Alphard Hasan Untuk Odong-Odong Atau Mobil Jenazah
Ramal Anies Tak Dapat Tiket Capres, FPPJ Bakal Tagih Alphard Ke Hasan Nasbi 

Anies menuturkan, ibunya yang sudah berusia 82 tahun sudah mendapatkan vaksinasi "booster" dan tidak menunjukkan gejala apapun.

Sebelumnya, sang ibu juga sempat positif COVID-19 pada Februari 2022.

Ia memperkirakan vaksinasi "booster" ikut berperan menolong tingkat keterpaparan sehingga tidak perlu mendapatkan perawatan khusus.

Untuk itu, ia meminta masyarakat yang sudah waktunya untuk mendapatkan vaksinasi dosis ketiga, segera melakukan vaksinasi tersebut.

"Masyarakat yang belum mendapatkan vaksin ketiga, datangi fasilitas kesehatan. Kami akan terus genjot, akan terus jangkau, harapannya nanti kalau pun terpapar maka tidak mengalami infeksi yang membuat harus menjalani perawatan khusus," kata Anies.

Berdasarkan data Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta hingga Rabu (22/6) jumlah kasus aktif di Ibu Kota baik yang dirawat dan diisolasi bertambah 864 kasus sehingga mencapai 6.779 kasus.

Sedangkan kasus positif bertambah mencapai 1.226 kasus sehingga total akumulasi kasus mencapai 1,26 juta kasus.

Adapun jumlah orang yang dites usap PCR dalam satu pekan terakhir mencapai sekitar 60 ribu orang dengan tingkat persentase positif sepekan terakhir mencapai 9,6 persen.

Jumlah orang yang dites usap PCR sesuai target Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk DKI Jakarta dalam sepekan adalah 10.645 orang.