Kamis,  18 July 2024

Diduga Pajaknya Restoran, Holywings Bikin Cemburu Hiburan Malam Lainnya 

NS/RN
Diduga Pajaknya Restoran, Holywings Bikin Cemburu Hiburan Malam Lainnya 
Ilustrasi

RN - Holywings ternyata membuat beberapa tempat hiburan malam cemburu. Sebab, Holywings mendapatkan objek pajak restoran.

Ketua Umum Asosiasi Hiburan Jakarta (Asphija), Hana Suryani, mempertanyakan status Holywings (HW) yang saat ini belum ada kejelasan. Menurutnya, Holywings terkenal sebagai penampil banyak hiburan dan kerap dinilai sebagai tempat hiburan, tetapi mendapatkan objek pajak restoran.

Menurutnya, praktik usaha itu membuat objek seperti Holywings dicemburui usaha-usaha lainnya. “Karena itu yang (perlu) dipertanyakan juga oleh pajak. Karena pajak HW itu restoran. Itu yang akhirnya bikin usaha hiburan lain cemburu. Jadi kenapa praktiknya hiburan tapi kok pajak restoran,” tutur Hana kepada wartawan, Minggu (26/6/2022).

BERITA TERKAIT :
Berat Badan Sulit Turun, Minuman Manis Dan Alkohol Jadi Penyebab
Pemabok Itu Mukanya Lebih Cepet Tua, Pecinta Alkohol Baca Ini Ya...

Status tersebut, lanjut Hana, membuat aktivitas Holywings mudah memberikan promo dan makanan serta minuman murah, khususnya yang beralkohol. Padahal, jika status Holywings sebagai tempat hiburan, pemilik usaha harus berpikir dua kali karena beban pajak lebih besar dan ditanggung pada pengusaha penuh.

“Ini alkohol dikasih gratis. Kalo saya orang pajak, saya juga teriak,” tuturnya.

Karena itu, dia menegaskan pertanyaan status Holywings yang tidak jelas. Menurutnya, hal itu penting karena banyak hal serupa seperti Holywings yang mengaku objek restoran tetapi menjalankan praktik hiburan. “Nah ini yang merugikan negara,” jelasnya.

Sebagai informasi, berbeda dengan objek hiburan, pajak restoran tidak dibebankan kepada pemilik resto. Melainkan, pada pembeli atau konsumen pada saat melakukan pembayaran.

Sejauh ini, Holywings yang banyak menjual makan dan minuman, menampilkan beberapa hiburan, seperti club malam dan tinju. Holywings memiliki tiga jenis usaha, Holywings Bar, Holywings Club, dan Holywings Restaurant.

Sebelumnya, Holywings kembali mendapat banyak sorotan publik karena memberikan promosi minuman keras yang sensasional. Dikatakan dalam promo itu, Holywings memberi gratis minuman keras khusus hari Kamis kepada setiap orang yang memiliki nama Muhammad dan Maria. Namun berselang beberapa waktu, unggahan promo itu dihapus pihak management.

Minta Maaf 

Sementara Hotman Paris Hutapea, selaku salah satu pemilik saham Holywings meminta maaf atas promosi minuman keras beralkohol untuk pemilik nama Muhammad dan Maria.

"Kebablasan mohon maaf, mohon maaf sekali lagi walaupun itu adalah kesalahan dari salah satu oknum (staf Holywings)," ujar Hotman Paris dalam program dialog tvOne, Apa Kabar Indonesia Malam, Minggu (26/6/2022).

Hotman mengatakan bahwa mungkin staf tersebut tidak menyadari bahwa kreativitas yang dibuatnya adalah masalah sensitif.

"Dia tidak menyadari bahwa ini masalah sensitif atau di kita di kita dimasukkan oleh musuh karena kebetulan semua orang tahu saya adalah salah satu pemegang saham dan musuh saya terbanyak di dunia," lanjut Hotman.

Hotman juga mengatakan bahwa hal ini adalah yang pertama kali terjadi di Holywings.

"Ini pertama kali Holywings menyinggung SARA, belum pernah terjadi sebelumnya," katanya.

Hotman pun mengatakan pihaknya menyerahkan seluruh masalah ini kepada yang berwenang.