Selasa,  29 November 2022

Akhirnya Serahkan Diri ke Polisi, Ini Versi Pelaku Tabrak Lari Pesepeda di Harmoni

Tori
Akhirnya Serahkan Diri ke Polisi, Ini Versi Pelaku Tabrak Lari Pesepeda di Harmoni

RN - Pengemudi mobil yang melarikan diri usai menabrak pesepeda di perempatan Harmoni, Jakarta Pusat, telah menyerahkan diri ke polisi.

Pada Sabtu malam, pelaku menyerahkan diri ke Polres Metro Jakarta Pusat.

Terlihat dari video amatir yang beredar, insiden tabrak lari itu berawal ketika sejumlah pesepeda berhenti di persimpangan Harmoni. Namun, beberapa pesepeda lainnya tetap melaju. Tak disangka dari arah timur mengarah ke jalan Veteran muncul mobil dan menabrak seorang peseda. Setelah itu, si pengemudi langsung melarikan diri. Kondisi sepeda korban rusak parah.

BERITA TERKAIT :
Aksi Brutal Bocah Tendang Nenek, Rasa Empati Yang Hilang Dikalangan Pelajar
Ini Jaman Edan, Bocah Tendang Nenek Viral, Harus Dihukum Agar Ada Efek Jera

Korban hanya mengalami luka ringan dan diketahui sudah bisa pulang ke rumah.

Saat kejadian, pelaku yang keseharian pengemudi taksi daring tengah mengantar penumpang warga asing.

M. Lutfi nama pelaku menceritakan mobil yang dikemudinya langsung melaju kencang ketika lampu hijau.

"Posisi saya lampu hijau, tiba-tiba ada sepeda lewat di depan mobil saya," tuturnya.

Karena panik, ia terpaksa melarikan diri. "Habis itu saya panik dan membawa penumpang orang asing, jadi saya melarikan diri," jelasnya.

Malam harinya pascakejadian ia lantas menyerahkan diri. "Makanya saya sekarang, hari ini, ke Polres Metro Jakarta Pusat untuk bertanggung jawab tentang apa yang saya lakukan," ujar M Lutfi.

Polisi menjelaskan bahwa pelaku masih diamankan di kantor Polres Metro Jakarta Pusat untuk melakukan pemeriksaan terlebih dahulu.

"Sesuai SOP nanti kita amankan dulu di kantor Polres Metro Jakarta Pusat," ujar Kompol Purwanta,

Kasatlantas Polres Jakarta Pusat, Kompol Purwanto mengatakan, pelaku masih diamankan di kantor Polrestro Jakpus untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Hari ini pelaku akan dipertemukan dengan korban, termasuk menghadirkan tiga orang saksi. "Sampai selesai, penyelesaian bersama nanti kita mediasi dengan korban," jelas Purwanta

Polisi juga belum menetapkan pelaku sebagai tersangka. "Sementara ini baru dalam proses, karena sedang di-BAP," ujarnya.