Rabu,  28 February 2024

Ledakan Di Depo Pertamina Plumpang Jakut, Puluhan Kantong Mayat Dijejer

RN/NS
Ledakan Di Depo Pertamina Plumpang Jakut, Puluhan Kantong Mayat Dijejer
Plumpang meledak, Jaktim.

RN - Teriakan histeris terjadi. Warga berlarian sambil menangis lantaran kebakaran hebat yang menimpa Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara.

Bukan hanya kobaran api tapi suara ledakan juga membuat warga panik. Hingga berita ini diturunkan sedikitnya ada 13 orang dinyatakan tewas, 29 orang luka-luka serta puluhan anak-anak hilang.

Korban luka dilarikan ke Instansi Gawat Darurat (IGD) RS Koja. Di papan Posko Taktis Penyelamatan Kebakaran yang ada di dekat lokasi kejadian menyebutkan 13 orang wafat. 

BERITA TERKAIT :
Eks Dirut Pertamina Karen Ogah Dipenjara, Bantah Tak Terima Duit Terkait LNG
Ahok Mundur, Erick Thohir Ngaku Pertamina Gak Ngaruh 

Sementara puluhan kantong jenazah terlihat di posko. Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Utara, Rijal mengungkapkan banyak anak yang dikabarkan hilang karena terpisah dengan orangtuanya saat kejadian berlangsung. 

Rijal menuturkan, saat ini ratusan warga yang terdampak sebagian besarlangsung dievakuasi ke kantor PMI Jakarta Utara.

"Korban akibat ledakan terus berdatangan ke kantor PMI Jakarta Utara. Kalau saya lihat korban pengungsi kebakaran lebih dari 100 korban jiwa. Untuk mereka yang mendapatkan luka bakar, langsung kami bawa ke rumah sakit. Dari yang datang ke PMI saat ini banyak yang terkena luka bakar, banyak juga anak-anak yang hilang karena terpisah dengan orangtuanya," ungkap, Jumat (3/3/2023) malam.

Humas Rumah Sakit Koja Jakarta Utara, Dewi Fitriani menyebut sebanyak 10 orang dilarikan ke IGD. Namun demikian, dia belum memastikan kondisi kesepuluh korban tersebut. Namun memastikan untuk mengerahkan ambulans untuk mengevakuasi korban ke rumah sakit.

"Saat ini terdata dari jaga utama 10 korban, yg sudah masuk IGD koja. kami akan memberikan info selanjutnya," ungkap Dewi Fitriani.

PT Pertamina (Persero) saat ini masih melakukan upaya pemadaman dan juga evakuasi warga di area Plumpang dekat Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Jakarta. Sumber kebakaran berasal dari pipa receiver atau pipa penerima BBM.

Manager Communication, Relations & CSR MOR III Eko Kristiawan menjelaskan saat ini Pertamina masih melakukan upaya terbaiknya untuk memadamkan kobaran api. 

Pertamina juga sekaligus melakukan evakuasi warga agar tidak terdampak kebakaran. Eko menegaskan, Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat berupaya maksimal dalam penanggulangan insiden yang terjadi.