Rabu,  29 May 2024

Wali Kota Jakbar Didepak, Uus Kuswanto Balik Lagi

RN/NS
Wali Kota Jakbar Didepak, Uus Kuswanto Balik Lagi
Uus Kuswanto.

RN - Wali Kota Jakarta Barat (Jakbar) dan Jakarta Timur (Jaktim) bakal kena depak. Posisi Yani Wahyu Purwoko akan digantikan oleh Uus Kuswanto.

Selain Yani, Wali Kota Jaktim M Anwar juga bakal kena. Anwar rencananya akan digantikan setelah Yani dicopot.

Uus adalah Asisten Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah DKI. Pada Senin (20/3), mantan Plt Sekda DKI itu sudah menjalani fit and proper test sebagai calon Wali Kota Jakbar  bersama pimpinan DPRD DKI Jakarta di Kebon Sirih.

BERITA TERKAIT :
Sri Mulyani Sudah Siap Gak Dipakai Lagi Oleh Prabowo
Menteri Basuki Menolak, Kini Banteng Elus Sri Mulyani Maju Gubernur Jakarta 

Uus tidak banyak bicara saat ditanya wartawan. Mantan Wali Kota Jakbar pada 2020-2021 ini mengaku, hanya mengikuti intruksi pimpinan. 

Sementara Yani mengaku tak tahu-menahu soal dirinya bakal diganti oleh  Uus. "Enggak, enggak tahu, enggak tahu," kata Yani Wahyu Purwoko saat ditemui di Blok G, Balai Kota DKI Jakarta usai menghadiri rapat pimpinan (Rapim), Senin (20/3/2023).

Saat terus dicecar perihal rencana pergantian Wali Kota Jakbar yang terkesan mendadak ini, Yani terlihat kesal dan langsung pergi. "Kagak tahu, wah enggak tahu, enggak tahu. Mana saya tahu," katanya sambil berlalu meninggalkan awak media.

Sementara itu, Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono juga irit bicara soal Uus bakal diangkat lagi menjadi Wali Kota Jakbar. R

Heru menyebut bahwa pergantian jabatan tersebut merupakan hal yang biasa.

"Enggak (dicopot), biasa rutin," kata Heru saat ditemui di Gedung Pola Bappeda, Blok G Lantai 2, Balai Kota DKI Jakarta, Senin (20/3/2023).

Sementara Ketua Forum Pemuda Peduli Jakarta (FPPJ) Endriansah keputusan itu sangatlah tepat.

"Langkah yang diambil Pj Gubernur bersama para pimpinan DPRD DKI sangatlah tepat alias cucok," ujarnya, Senin (20/03/2023).

Dicopotnya Yani kata Rian sapaan akrabnya bukti kalau Heru menjawab keresahan warga Jakbar. "Sudah saatnya diganti, kurang cakaplah saat memimpin," sindir Rian.