Sabtu,  22 June 2024

Anies Dan Ganjar Di Mekkah, Teman Lama Yang Sedang Bersaing Tapi Tanpa Saling Serang

RN/NS
Anies Dan Ganjar Di Mekkah, Teman Lama Yang Sedang Bersaing Tapi Tanpa Saling Serang
Anies dan Ganjar di Mekkah.

RN - Kaum bully sebaiknya tobat. Sebab, persaingan pilpres bukan berarti harus saling serang dan membully.

Buktinya, mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mesra di Mekkah. Keduanya bertemu saat naik haji bareng.

Foto keduanya beredar luas dan viral di media sosial. Terlihat dalam foto itu, Anies dalam posisi berdiri dan Ganjar duduk sambil tersenyum.

BERITA TERKAIT :
Bambang Pacul Ngaku Ambil Jalan Ksatria Apa Takut Kalah Di Pilkada Jateng?
Duet Anies-Kaesang, PDIP Jakarta Ancam Bikin Koalisi Sendiri 

Tampak juga di sebelah Anies, Menteri Bappenas/Kepala BPN Suharso Monoarfa. "Nah kini kan adem liatnya, alhamdulillah," tulis seorang warganet dalam komentarnya.

"Kaum bully tobatlah," tulis netizen lainnya. Anies Baswedan berangkat pergi haji atas undangan dari Kerajaan Arab Saudi.

"Saya mendapat undang kerajaan dari Arab Saudi. Dan bersyukur kita diberikan tempat tinggal di guest house kerajaan di samping Masjidil haram," ujar Anies, bakal calon presiden dari Koalisi Perubahan itu. 

Ia pun mendoakan agar indonesia bisa lebih baik, lebih adil, dan masyarakatnya semakin makmur. "Insya Allah negeri yang mendapatkan keberkahan dari Allah SWT," kata Anies.

Kabar Anies mendapat undangan Raja Arab Saudi pun ramai di medsos.  Sejumlah pihak meragukan klaim Anies itu menyebutnya berbohong dan "tukang ngibul". Bahkan, ada yang mengaitkannnya sebagai jamaah haji dari biro perjalanan Dream Tour.

Namun, menurut informasi, Anies memang benar diundang oleh Raja Salman. Hal itu bisa dilihat dari kedatangannya, Anies dijemput oleh protokol dan mobil Kerajaan. Simbol Kerajaan terlihat jelas di kendaraan yang ditumpangi oleh Anies.

Politikus senior PDIP Hendrawan Supratikno mengungkapkan obrolan di antara mereka.

"Mereka sama-sama lulusan Universitas Gajah Mada (UGM). Sudah saling kenal sejak lama, sudah saling bersahabat sejak dulu. Mereka sama-sama pernah jadi gubernur, sering rapat-rapat bareng. Sekarang sama-sama naik haji. Apa yang perlu diributkan?" kata Hendrawan kepada wartawan, Selasa (27/6/2023).

Hendrawan mengatakan Ganjar dan Anies pasti mengobrol setiap bertemu satu sama lain. Di pertemuan mereka di sela-sela ibadah haji, menurutnya, keduanya mengobrol terkait ritual ibadah.

"Ya tentu ngobrol, seperti bila teman bertemu. Mereka sama-sama sedang menjalankan ibadah, jadi yang diobrolkan pasti terkait ritual ibadah," ujarnya.

Anggota Komisi XI DPR ini menekankan partainya merupakan partai yang inklusif. Dengan demikian, sebutnya, partai berlogo banteng moncong putih itu menyambut baik persahabatan antar tokoh politik seperti yang diperlihatkan Ganjar dan Anies.

Di tempat terpisah, Suharso Monoarfa menjelaskan awalnya dia melihat Ganjar dan Anies duduk dengan posisi yang sangat dekat. Ganjar dan Anies, kata Suharso, tampak seperti ngobrol.

Tidak ingin kehilangan momen, Suharso pun mengajak keduanya foto. Menurutnya, Indonesia perlu melihat momen bersama Ganjar dan Anies.

"Saya hanya senang melihat kedua beliau itu duduk berdekatan, sangat dekat sekali, ngobrol tampaknya saya lihat dari kejauhan. Saya tidak mau kehilangan momentum bersejarah itu bagi saya," kata Suharso ketika dihubungi, Selasa (27/6/2023).

"Lalu saya menghampiri dan berucap, 'Indonesia mesti melihat'. Keduanya menjawab kami berteman sejak mahasiswa di UGM," lanjut Suharso.

Suharso mengatakan Ganjar dan Anies tidak keberatan saat diajak berfoto. Usai berfoto, Suharso lantas meninggalkan keduanya.

"Lalu mereka tertawa dan saya ajak foto tidak keberatan. Setelah itu saya hanya berucap, 'insyaallah haji mabrur'. Lalu saya meninggalkan kedua tokoh itu," ucapnya.

Suharso mengatakan tidak ada pembicaraan politik selama dirinya bersama Ganjar dan Anies. Dia mengatakan pertemuan itu terjadi ketika semuanya sudah mengenakan pakaian ihram

"Sama sekali tidak ada, kami sedang mengenakan baju ihram, sudah ambil miqot haji, jadi tidak ada setipis apapun pembicaraan seperti itu," ucap mantan Ketua Umum PPP itu.