Minggu,  14 April 2024

Tiang Pembatas Jalur Sepeda Dicopot, Goes Mania: Pak Heru Gak Suka Lihat Rakyat DKI Sehat

RN/NS
Tiang Pembatas Jalur Sepeda Dicopot, Goes Mania: Pak Heru Gak Suka Lihat Rakyat DKI Sehat
Jalur sepeda Jakarta.

RN - Dibongkarnya stick cone atau tiang pembatas jalur sepeda membuat gowesser ngambek. Mereka menilai, kalau DKI Jakarta dibawa mundur.

"Seluruh kota besar dunia ada jalur sepeda. Sepeda itu ramah lingkungan dan bikin sehat rakyat kenapa dibongkar. Apa Pak Heru gak suka lihat rakyat sehat," sindir Ipin, komunitas sepeda Jakarta, Rabu (19/10). 

Seperti diberitakan, Dishub DKI Jakarta mencopot stick cone yang melekat di jalur sepeda pada 13 ruas jalan seperti di kawasan Tentara Pelajar, Ruas Jalan Keramat Raya, Ruas Jalan Hos Cokroaminoto, Ruas Jalan Ahmad Yani dan Ruas Jalan DI Panjaitan.

BERITA TERKAIT :
Dishub DKI Jangan Ngaco, Mudik Gratis Rp 13 Miliar Bisa Kena Semprit BPK?
Syafrin Liputo Kalau Ngeles Paling Jago, Ngaku Beli Moge Rp 6,3 M Buat Kawal Gubernur DKI Baru

Lalu, stik cone di Jalan Penjernihan, Ruas Jalan Salemba Raya, Ruas Jalan Perintis Kemerdekaan, Ruas Jalan RP Soeroso, Ruas Jalan Dr. Sutomo dan Ruas Jalan Tugu Tani serta Ruas Jalan Teuku Cik Ditiro hingga Ruas Jalan Prajurit KKO Usman juga dicabut. 
 
Sementara Komunitas Bike to Work (B2W) Indonesia kecewa dengan langkah Pemprov DKI membongkar stick cone atau tiang pembatas jalur sepeda di beberapa ruas jalan Ibu Kota. 

Ketua Umum Bike to Work (B2W) Indonesia Fahmi Saimima mengatakan, pencopotan stick cone itu merepresentasikan ketidakseriusan Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono memfasilitasi pesepeda. Pembongkaran jalur sepeda itu pun dianggap membuat Jakarta melangkah mundur. 

"Lebih kepada sensitivitas politik gubernur yang sebelumnya. Sehingga keberhasilan membangun jalur sepeda sebagai wujud keberadaban sebuah kota maju pun dihilangkan," ujar Fahmi, Rabu (18/10/2023). 

Ia dan teman-temannya yang tergabung B2W ini melihat Heru seakan menghilangkan prestasi dan program Gubernur sebelumnya. "Ini gelagatnya sudah lama kami perhatikan, sangat benci banget prestasi dan kebaikan program gubernur sebelumnya," kata Fahmi. 

"Dari awal anggaran pengembangan jalur sepeda dihapus, trotoar jalur sepeda dibongkar di Jalan Santa. Lalu penghentian biaya perawatan jalur sepeda, kini malah pelan pelan menghilangkan," sambungnya. 

Sebelumnya, video memperlihatkan petugas Dinas Perhubungan (Dishub) membongkar stick Cone jalur sepeda beredar di media sosial. Rekaman video itu diunggah oleh akun TikTok @imamnaserie69. 

Secara terpisah, Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono awalnya mengaku tak tau. Tapi tak lama dia menegaskan pihaknya tidak akan menghapus tiang kerucut (stick cone) plastik pembatas jalur sepeda, tetapi dibongkar karena adanya kerusakan. 

"Jalur sepeda berdasarkan laporan yang saya terima dari Kadis Perhubungan itu rusak, ditabrak oleh kendaraan. Untuk keamanan ya dicabut, diambil, tidak menghapus jalur sepeda, jalur sepeda tetap ada, cuma stick cone yang rusak diambil," kata Heru di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Rabu (18/10/2023).

Heru menyebut, penambahan jalur sepeda juga dievaluasi agar dapat diambil keputusan untuk dilanjutkan atau tidak.

"Yang berikutnya evaluasi nanti kita lihat akhir tahun evaluasinya bagaimana saya tidak antipati (tidak suka atau menolak) jalur sepeda itu tidak dibangun, tidak," ujar Heru.