Minggu,  14 April 2024

Ganjar-Mahfud Kalah di Kandang Banteng, PDIP Dirujak Netizen

RN/CR
Ganjar-Mahfud Kalah di Kandang Banteng, PDIP Dirujak Netizen
-Net

RN - Kekalahan pasangan capres cawapres 03, Ganjar-Mahfud di kandang banteng menjadi sorotan tajam dari netizen.

PDIP banjir hujatan di media sosial, banyak warganet yang menyindir banteng kehilangan 'kesaktian' di kandang sendiri.

Netizen juga banyak mengaitkan kekalahan Ganjar-Mahfud tersebut dikarenakan ketiadaan Jokowi di kubu paslon 03 seraya mengungkit kembali ucapa lama Megawati Soekarnoputri.

BERITA TERKAIT :
Yang Lain Sudah Mingkem, Hasto Masih Keras, Apakah PDIP Pecah?
Ara Nyantol Ke Prabowo, Dapat Karpet Merah Di Gerindra? 

Dalam acara peringatan HUT ke-50 PDIP di JIExpo Kemayoran, Selasa (10/1/2023), Megawati di depan hadirin, termasuk Jokowi, sempat melontarkan selorohan soal kedigdayaan partainya.

"Pak Jokowi itu ya ngono lho, mentang-mentang. Lha iya, padahal Pak Jokowi kalau enggak ada PDI-Perjuangan juga, duh kasihan dah," ucap Megawati.

Ucapan itu pun jadi bahan netizen untuk menyindir balik kondisi PDIP saat ini.

"@PDI_Perjuangan kalau ga ada Jokowi....duh kasihan deh," sindir akun @DiGembook.

"PDIP tanpa jokowi aduhhh kasian banget dehhhh," sambung akun @Ndhaaa_3.

"jokowi tanpa pdip kasian deh," nyinyir akun @unmagnetism senada.

"jokowi tanpa pdip bisa apa? bisa bikin kalah telak laaaah," sindir @notyourandys.

Meski paslon yang diusungnya 'nyungsep', PDIP, juga berdasarkan hasil hitung cepat PRC dan Charta Politika, sejauh ini masih memimpin raihan suara buat Pemilu Legislatif 2024. 

PRC mengungkap Banteng masih unggul 19,60 persen dari total 16,17 persen suara masuk. Charta Politika juga menyebut PDIP unggul 18,04 persen dari total 15 persen suara masuk.

Walhasil, warganet pun mendorong PDIP kembali jadi oposisi, sama seperti yang terjadi saat pemerintahan SBY.

"Semoga PDIP kembali ke jalur oposisi militan," kicau akun @zenimaarij_, "Suara parlemen, kuat keneh. Partaina mah jigana meunang. Asal ulah PSI.

"Saatnya PDIP oposisi," lanjut akun @vouzmieayam.

Senada, @gegepoweranger pun memprediksi PDIP jadi salah satu penyeimbang.

"Masa depan negara adai di tangan pks dan pdip (klo jadi oposisi)," kicaunya.

Berikut rincian quick count-nya:

1. Politika Research and Consulting (PRC)

Bali

+ Anies-Muhaimin 4,38 persen

+ Prabowo-Gibran 51,53 persen

+ Ganjar-Mahfud 44,09 persen

Jawa Tengah

+ Anies-Muhaimin 12,19 persen

+ Prabowo-Gibran 53,63 persen

+ Ganjar-Mahfud 34,18 persen

2. Charta Politika

Bali

+ Anies-Muhaimin 5,44 persen

+ Prabowo-Gibran 55,79 persen

+ Ganjar-Mahfud 38,77 persen

Jateng

+ Anies-Muhaimin 15,06 persen

+ Prabowo-Gibran 50,79 persen

+ Ganjar-Mahfud 34,15 persen