Minggu,  23 June 2024

Loi-lobi Partai, M2 Yakin Punya Modal Menang Pilkada Kota Bekasi

Yud
Loi-lobi Partai, M2 Yakin Punya Modal Menang Pilkada Kota Bekasi

RN - Mantan Wali Kota Bekasi Periode 2008-2013, H. Mochtar Mohammad tekad menyatakan diri akan maju kembali dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Kota Bekasi yang akan digelar serentak pada November 2024 mendatang. 

Diketahui, selain mendaftarkan diri sebagai bakal Calon Walikota Bekasi di PDI. Perjuangan, M2 sapaan akrabnya juga mendaftarkan dirinya di Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Kini, safari politik terus ia lakukan. Kali, Mochtar Muhamad yang saat ini menjabat sebagai Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) Jawa Barat Partai PDI Perjuangan didampingin mantan Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi PDIP, Waras Wasisto mengajak rekan-rekan media ngobrol santai di Cafe Mako Update, Jl. Bojong Molek XIII, RT.011/RW.014, Bojong Rawalumbu, Kec. Rawalumbu, Kota Bekasi, Rabu (1/5/2024) malam.

BERITA TERKAIT :
Proyek Sampah Listrik Bantargebang Kota Bekasi 1,6 Triliun Dicoret, Diteken Era Wali Kota Tri  
KONI Kota Bekasi Sebelih Dua Ekor Sapi, 300 Paket Daging Disebar Ke Warga Dan Cabor

Mochtar mengatakan, karena saya salah satu kandidat walaupun tupoksi urusan Pilkada ini kebetulan Bidang saya (Badan Pemenangan Pemilu Jabar). Jadi, selesai persaingan jika keputusan DPP PDIP tajuh ke saya. 

"Ada beberapa orang yang menyampaikan ke saya bahwa Bang Pepen (Rahmat Effendi) mendukung pencalonan saya. Saya pernah menang di Pemilihan Umum dan memimpin Kota Bekasi ini salah satu modal keyakinan saya. Kalau kala itu di Tahun 2008 tingkat sosialisasi pengenalan diri saya ada sekitar 90 persen, hari ini mungkin turun sekitar 50 persen, karena yang mengenal saya kebanyakan di atas usia 30 Tahun. Yang pasti, saya sudah tau menuju jalan kemenangan. Makanya kita nongkrong malam ini Bagain dari sosialisasi millenial," ungkapnya.

Yang pasti, sambung Mochtar, kita akan memberi ruang untuk para Millenial bertumbuh-kembang di Kota Bekasi ini dan akan menjadi mandiri lebih awal.

"Menjalankan Tri Sakti Bung Karno, berdaulat di bidang politik, berdikari di bidang ekonomi dan berkepentingan di bidang kebudayaan," ujarnya.

Disinggung soal pertemuan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), H. Ahmad Syaikhu dibilangan Pondok Kelapa, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur pada Senin (29/04/2024) kemarin, Mochtar menjawab salah satu pembahasan saya dengan Ustadz Syaikhu itu pembahasan koalisi Pemilihan Umum Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat, perihal Koalisi PDI-P dengan PKS. Juga terkait Pilkada seperti di Kabupaten Bandung koalisi PDI-P dengan PKS sudah terjali. Calon Bupatinya dari PKS, Wakil Bupatinya dan PDI Perjuangan. Kemudian Cimahi.

Ditempat yang sama, Waras Wasisto mengatakan bahwa secara moral kepartaian saya memiliki tanggungjawab untuk ikut memikirkan masa depan Kota Bekasi menjelang Pilkada 2024.

"Kalau kita bicara internal PDI Perjuangan, memang kita punya Saudara Tri Adhianto yang merupakan Incambent sekaligus Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bekasi. Tapi Pilkada itu kan variabelnya banyak. Artinya, elektabilitas, popularitas kemudian Partai-partai koalisi ini juga menjadi sangat penting karena kita gak bisa ngurus Kota Bekasi ini sendirian. Apa lagi di Pileg kemarin Suara PDI-P turun, dari 12 kursi Parlemen kini menjadi 9 kursi di DPRD Kota Bekasi, ini juga bagian parameter bagaimana kondisi Kota Bekasi saat ini. Yang pasti, para Bakal Calon ini semuanya akan berproses sambil menanti keputusan DPP Partai. Paling tidak, kita ingin Kota Bekasi yang sempat di Pimpin Kader terbaik PDI-P tidak lepas untuk memimpin kembali di 2024-2029," terang Waras.

#Bekasi   #Walikota   #Pilkada   #