Senin,  22 July 2024

Udara Jakarta Dibandingkan Dengan IKN, Jokowi Sindir Halus HBH 

RN/NS
Udara Jakarta Dibandingkan Dengan IKN, Jokowi Sindir Halus HBH 

RN - Enteh menyindir atau keceplosan tapi Presiden Joko Widodo (Jokowi) membandingkan indeks kualitas udara di Ibu Kota Nusantara (IKN) yang jauh lebih rendah dibanding Jakarta. 

Bahkan, Jokowi menyebut per pagi ini di Jakarta berada di angka 176, sementara menurutnya di IKN di bawah 30.

Hal itu disampaikan Jokowi dalam acara groundbreaking Nusantara Sustainability, yang dilihat di YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (5/6/2024). Jokowi awalnya bicara soal Bandara Nusantara yang segera selesai sehingga tidak perlu lagi memakan waktu lama untuk sampai di IKN.

BERITA TERKAIT :
Pj Gubernur DKI Dipuji-Puji, HBH Kuat Tapi Lemah Dan Berat Lawan Anies 
IKN Diserang Terus, Eks Gubernur DKI Ditantang Grace Natalie

"Nanti di awal Agustus airport Nusantara selesai, bapak-ibu pengen mendarat di Nusantara airport ke sini hanya kurang lebih 15 menit. Ini akan berubah semuanya. Kalau sekarang saya ke sini mungkin sudah lebih dari 10 kali, sudah meskipun muter tapi juga masih," kata Jokowi.

"Menurut saya, masih kelihatan dekat. Tapi kalau bapak-ibu pertama kali ke sini atau dua kali ke sini, terasa jauh sekali, kok enggak sampai-sampai. Sehingga yang saya ajak nanti awal Agustus atau pas 17 Agustus silakan datang ke sini," lanjut Jokowi.

Jokowi lalu membandingkan kualitas udara di IKN dengan di Jakarta. Jokowi mengecek kualitas udara di Jakarta per pagi ini berada di angka 176.

"Saya ingin membandingkan dengan Jakarta. Pagi-pagi tadi saya buka indeks kualitas udara di Jakarta berapa, angkanya 176. Padahal standar kualitas udara yang baik itu berada di angka 0 sampai 50," ujarnya.

Jokowi lalu menyebut Singapura hingga Paris yang menurutnya kualitas udara berada di bawah 50. Jokowi menyebut kualitas udara di IKN saat ini berada di bawah 20,

"Di Singapura 44, di Melbourne 38, di Paris 38, terus berapa di Nusantara? belum ada. Tapi saya meyakini saya pastikan di bawah 30. Feeling saja feeling. Tapi saya cek lagi di Penajam Paser Utara (PPU) 34, di Kotanya PPU. Di sini mestinya kurang lebih 20-an, mestinya, tolong Bu Nicke dicek kalau punya alatnya," ujarnya.

Lebih lanjut, Jokowi kembali meyakini investor yang hadir kalai membeli investasi di IKN berarti membeli masa depan. Jokowi mengatakan IKN akan menjadi pusat transformasi.

"Yang ketiga, karena di sini banyak hadir saya lihat investor-investor besar saya ingin menyampaikan bahwa investasi di IKN adalah membeli masa depan. Karena yang namanya transformasi ekonomi, ekonomi hijau, energi hijau, itulah yang akan kita kembangkan di sini, jadi enggak tahu akan disetop kapan mobil-mobil combustion enggak boleh masuk di Nusantara nanti, yang memutuskan nanti pak Kepala Otorita, sehingga yang ada hanya Electric Vehicle yang ada di IKN ini," ujarnya.

Seperti diberitakan, Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Heru Budi Hartono alias HBH diangkat menjadi Pj Gubernur DKI Jakarta dengan beberapa tugas pokok. Tugas itu yakni soal macet, banjir, ekonomi hingga polusi udara.