Kamis,  27 February 2025

Viral Lagu Bayar Bayar, Kapolri Tidak Anti Kritik & Gaet Band Sukatani Duta Polri 

RN/NS
Viral Lagu Bayar Bayar, Kapolri Tidak Anti Kritik & Gaet Band Sukatani Duta Polri 
Band Sukatani.

RN - Band Sukatani viral. Band punk rock asal Purbalingga Jawa Tengah ini menjadi sorotan soal lirik lagu berjudul Bayar, Bayar, Bayar. 

Lagu yang menyentil polisi soal bayar ini ditanggapi positif oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Sigit mengajak Band Sukatani untuk menjadi duta Polri dalam rangka semangat melakukan perbaikan institusi serta mencegah terjadinya perilaku menyimpang seluruh personel. 

Sigit mengungkapkan, hal itu akan dilakukan apabila, Band Sukatani berkenan dijadikan Duta ataupun Juri untuk institusi Polri. 

BERITA TERKAIT :
Apresiasi Kepedulian Terhadap Musisi Jalanan, Kapolri Dihadiahi Lukisan Karya Almarhum Yon Koeswoyo

"Nanti kalau Band Sukatani berkenan akan kami jadikan Juri atau Band Duta untuk Polri terus membangun kritik demi koreksi dan perbaikan terhadap institusi dan juga konsep evaluasi secara berkelanjutan terhadap perilaku oknum Polri yang masih menyimpang," kata Sigit saat dihubungi wartawan, Jakarta, Minggu (23/2/2025).

Dalam hal ini, Sigit kembali menegaskan serta menunjukkan komitmennya bahwa, Polri dewasa ini tidak anti-kritik. Korps Bhayangkara saat ini menerima dan terbuka dengan seluruh bentuk saran dan masukan. 

"Ini bagian dari komitmen kami untuk terus berbenah menjadi organisasi yang bisa betul-betul adapatif menerima koreksi untuk bisa menjadi organisasi modern yang terus melakukan perubahan dan perbaikan menjadi lebih baik," tegas Sigit. 

Lebih dalam, Sigit memastikan, tidak pernah melarang ataupun membungkam siapapun yang menyalurkan hak kebebasan berekspresi. 

Di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit, tercatat ada beberapa kegiatan untuk masyarakat dalam menyalurkan pendapat serta ekspresinya. 

Diantaranya adalah, lomba orasi, mural hingga Stand Up Comedy. Semua kegiatan itu temanya dipersilahkan untuk mengritik Kapolri maupun Polri. Masyarakat pun antusias mengikuti kegiatan tersebut.

Lebih dalam, kata Sigit, dirinya dan institusi Polri sangat terbuka akan kritik. Mengingat, hal itu dijadikan bahkan serta refleksi untuk membangun Korps Bhayangkara menjadi lebih baik serta semakin dicintai oleh masyarakat. 

"Dan bagi kami kritik terhadap Polri menjadi bentuk kecintaan masyarakat terhadap institusi Polri," tutur Sigit.

Melalui Instagram Stories, Band Sukatani mengungkapkan rasa terima kasih atas dukungan dan solidaritas yang diberikan oleh berbagai pihak selama beberapa hari terakhir.

"Hallo teman-teman. Kami dari Sukatani mengucapkan banyak-banyak terima kasih atas dukungan dan doa yang diberikan oleh semua pihak selama beberapa hari ini. Kami sangat menghargai solidaritas dari kawan-kawan sehingga membuat kami tetap kuat," tulis mereka dalam unggahan, Sabtu (22/2/2025).

Sukatani juga menegaskan kondisi mereka saat ini lebih baik. "Kami juga ingin mengabarkan bahwa kondisi kami sudah membaik dan berada pada ruang yang lebih aman," lanjut pernyataan mereka.

Selain itu, grup band ini mengumumkan mereka telah mencabut kuasa hukum. "Kami ingin menginformasikan bahwa kami juga sudah mencabut kuasa dari Tomi Gumilang (Sitomgum Law Firm). Love you all," pungkasnya.

Sebelumnya, Sukatani mengunggah video permintaan maaf ke Polri dan menarik lagu Bayar Bayar Bayar dari semua platform. Dalam video tersebut, dua personelnya, Muhammad Syifa Al Ufti alias Electroguy (gitaris) dan Novi Chitra Indriyaki alias Twistter Angels (vokalis), mengklarifikasi lagu itu bukan untuk menyerang institusi Polri, melainkan hanya mengkritik oknum tertentu.

"Mohon maaf sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolri dan institusi Polri atas lagu ciptaan kami dengan judul Bayar Bayar Bayar," ujar Syifa dalam video tersebut.

Gak cuma itu, mereka juga meminta para pendengar untuk menghapus lagu tersebut dari media sosial. Lagu ini pun resmi ditarik dari peredaran.