Sabtu,  30 August 2025

Gejolak Sosial, Indonesia Kritis

JARI’98: Pernah Saya Ingatkan, Tapi Dianggap Sepele, Beginilah Jadinya

RN/CR
JARI’98: Pernah Saya Ingatkan, Tapi Dianggap Sepele, Beginilah Jadinya
Ketua Presidium JARI’98, Willy Prakarsa -Ist

RN - Saat ini Indonesia berada di titik kritis. Gejolak sosial yang dipicu oleh insiden di Sidang Tahunan MPR pada 16 Agustus 2025 telah merusak kepercayaan antara rakyat dan lembaga perwakilan.

Aksi tidak simpatik beberapa anggota DPR, yang diperburuk oleh pernyataan provokatif, telah mengakibatkan kemarahan publik yang meluas hingga bentrokan anarkis yang terjadi pada tanggal 25-28 Agustus 2025.

Situasi ini menuntut lebih dari sekadar permintaan maaf, ia memerlukan sebuah solusi fundamental yang dapat memulihkan supremasi hukum, martabat kelembagaan, dan kepercayaan publik.

BERITA TERKAIT :
Kemiskinan Makin Ngeri, Jika Malam Tak Bisa Tidur Karena Lapar

Ketua Presidium Jaringan Aktivis Reformasi Indonesia Sembilan Delapan (JARI’98), Willy Prakarsa mengatakan, bahwa poin diatas hanyalah faktor pemicu saja.

“Yang sebenarnya adalah, sudah seringkali saya ingatkan, faktor kesenjangan sosial, lapangan kerja tertutup dan ekonomi nasional lumpuh akan melahirkan gejolak sosial, inilah buktinya,” ujar Willy Prakarsa.

Willy menegaskan, namanya manusia punya perut dan butuh makan. Jadi tidak aneh kalau saat ini terhadi gejolak sosial. Berkacalah pada revolusi Prancis.

“Kemarin - kemarin kemana saja? Saya sudah beri masukan dan usulan, bahwa akan terjadi gangguan Sitkamtibmas. Usulan dan masukan tersebut dianggapnya sepele? ini buktinya,” sesal Willy.

Selanjutnya Willy juga menyakini bahwa issue sebentar lagi akan bergeser. Rakyat cabut mandat Presiden! Mundur atau dimundurkan!!!.