Kamis,  28 January 2021

Satu Persatu, Pejabat DKI Meninggal Karena Corona 

NS/RN/NET
Satu Persatu, Pejabat DKI Meninggal Karena Corona 

RADAR NONSTOP - Selamat jalan buat Ade Yulia Narun. Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah 1 Jakarta Timur dikabarkan wafat karena terserang Corona.

Wali Kota Jakarta Timur Muhammad Anwar membenarkan kabar duka cita tersebut. Menurut Anwar betul bahwa Ade Yulia Narun meninggal dunia akibat Covid-19. "Iya, Covid-19," ujarnya saat dikonfirmasi wartawan di Jakarta, Kamis (3/12/2020).

Ade Yulia sendiri dikabarkan meninggal dunia pada Selasa 1 November 2020 di Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Duren Sawit, Jakarta Timur sekitar pukul 22.00 WIB.

BERITA TERKAIT :
Pemerintah Pusat Harus Punya Konsep Jelas Soal Corona Di Jabodetabek 
DKI Perang Lawan Corona, FKDM Diminta Jadi Ujung Tombak  

Saat ini, jenazah Ade Yulia telah dimakamkan di TPU Pondok Ranggon oleh petugas RSKD Duren Sawit. Proses pemakaman almarhumah dilakukan menggunakan protokol Covid-19 yang dihadiri pihak keluarga dengan ketentuan menjaga jarak.

Sekadar diketahui, meninggalnya Ade Yulia Narun telah menambah daftar pejabat di lingkungan Pemprov DKI Jakarta yang wafat akibat Covid-19. Sebelumnya, Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Saefullah, meninggal dunia setelah sempat dirawat di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta Pusat karena positif Covid-19.

Selain itu, Lurah Meruya Selatan, Ubay Hasan juga meninggal akibat terpapar virus Corona (Covid-19). Ubay disebut memiliki komorbid sakit lambung sebelum dinyatakan positif Covid-19.

Camat Kelapa Gading M. Hermawan meninggal dunia pada pukul 11.50 WIB, Sabtu (19/9). Hermawan meninggal dunia akibat virus Corona (Covid-19). Sebelumnya dia dirawat di Rumah Sakit Penyakit Infeksi Sulianti Saroso, Jakarta Utara.