Rabu,  03 March 2021

Banggar DKI: Bansos Covid Berubah Jadi Blt Guna Memudahkan Pengawasan

SN
Banggar DKI: Bansos Covid Berubah Jadi Blt Guna Memudahkan Pengawasan
Ilustrasi (Foto: Net)

RADAR NONSTOP - Bantuan Sosial Covid-19 di wilayah DKI Jakarta yang semula berupa paket sembako mulai tahun depan rencananya akan dirubah menjadi Bantuan Langsung Tunai (BLT). Hal ini disampaikan Anggota Banggar DPRD DKI Jakarta, Sayrif.

Syarif mengatakan, seluruh fraksi di DPRD DKI bersepakat mengusulkan perubahan bantuan sembako menjadi bantuan tunai kepada pemerintah provinsi DKI Jakarta.

"Semua fraksi sepakat agar bansos warga yang terdampak Covid-19 diganti dengan BLT (Bantuan Langsung Tunai,)" katanya di Jakarta, Jumat (4/12/2020).

BERITA TERKAIT :
Jokowi Aja Cabut Perpres Miras, Masa Ketua DPRD DKI Ogah Teken Penjualan Saham Bir
Prasetio Akui Tolak Anies Jual Pabrik Bir Milik Pemprov DKI, Ini Alasannya?

Lebih lanjut Syarif mengungkapkan, pemberian bantuan tunai lebih mudah untuk mengawasinya karena terdapat audit keuangan oleh lembaga terkait. Namun, pemberian bantuan tunai tidak mudah. Sebabnya baru sekitar 350 ribu warga yang mempunyai rekening Bank DKI. "Itu berdasarkan data pemilik KJP (Kartu Jakarta Pintar)," ujarnya.

Pemberian BLT diusulkan karena dianggap lebih efektif penyalurannya dan bisa menghidupkan perekonomian warga di tempat tinggal mereka. Bantuan tunai, kata dia, dianggap lebih efektif karena tidak perlu biaya pengepakan hingga distribusi seperti bansos sembako.

"Biaya pengepakan hingga pendistribusian logistik sembako cukup tinggi. Satu sembako butuh biaya Rp 8 ribu untuk pengepakan hingga distribusi," ujarnya.

"Hitung saja berapa biaya kalau ada lebih dari satu juta paket sembako yang dibagikan." Sambungnya.

Sejumlah fraksi di Kebon Sirih telah memberikan masukan kepada Pemerintah DKI. Salah satunya Fraksi Golkar yang menyarankan agar bantuan tunai dimulai setelah lebaran atau pada Mei atau Juni tahun depan.

"Jadi sebelum lebaran Pemprov DKI bisa menyiapkan seluruh kebutuhannya. Termasuk pembuatan rekening baru untuk penerima bantuan," ujarnya.

Politikus Gerindra itu mengatakan sejauh ini Gubernur DKI Anies Baswedan maupun wakilnya Ahmad Riza Patria telah memberi sinyal positif untuk mengubah bansos sembako menjadi bantuan tunai. Adapun bansos yang diberikan tahun ini senilai Rp 149.500.

"Pemprov DKI sudah siap memberikan BLT. Seluruh fraksi DPRD pun sudah mendukung," tutupnya.

#DPRD   #KomisiA   #RKT