Jumat,  05 March 2021

KNPI Sulsel Kirim 12 Relawan Kesehatan dan Siaga Bencana Ke Sulbar

BCR/RN
KNPI Sulsel Kirim 12 Relawan Kesehatan dan Siaga Bencana Ke Sulbar
Net

RADAR NONSTOP- DPD I KNPI Sulawesi Selatan memberangkatkan 12 relawan kesehatan dan siaga bencana untuk membantu korban gempa bumi Majene dan Mamuju di Sulawesi Barat, Sabtu, (16/1/1/2021) malam.

Keberangkatan relawan ini dilepas langsung oleh Ketua DPRD Sulsel Andi Ina Kartika di Rumah Jabatanny, Jalan Dr. Ratulangi, Makassar.

Sebelum melepas, Andi Ina menyampaikan duka cita mendalam untuk korban gempa bumi yang ada di Majene dan Mamuju, Sulawesi Barat.

BERITA TERKAIT :
Banjir, Longsor Dan Puting Beliung Ancam Warga Jabar Dan Jateng
Peduli Korban Bencana Alam, GRIB Bakal Salurkan Bantuan Ke Subang dan Indramayu

“Pertama-tama kita masyarakat Sulsel turut berduka atas musibah ini, semoga segera pulih dan normal kembali serta gempa susulan tidak terjadi lagi ” Ungkapnya, Sabtu, (16/1/2021).

Ia melanjutkan, relawan yang berangkat hari ini khususnya dari KNPI Sulsel akan menjadi bantuan yang berarti bagi para korban serta masyarakat Sulawesi Barat.

“Semoga apa yang KNPI Sulsel turunkan hari ini bisa membantu korban dan masyarakat serta pemerintah yang ada disana.” urainya.

“Tak lupa apresiasi setingi-tingginya kepada KNPI Sulsel yang gerak cepat menurunkan relawan untuk bencana di Sulbar.” tutup dia.

Sementara itu, Wakil Ketua KNPI Sulsel Wahyu Kasim mengucapakan terima kasih atas kesempatan dan waktu dari ketua DPRD Sulsel melepas rombongan.

“Alhamdulllah bu’ KNPI Sulsel cepaat tanggap bencana di Sulbar. Ini juga atas intruksi Ketua Bung Arham yang tidak sempat hadir malam ini.” katanya.

Wahyu menerangkan, dirinya juga berbangga karena Ketua DPRD Sulsel bisa bersama dengan KNPI Sulsel dibawa kepemimpinan Arham Basmin.

“Kita berangkatkan 12 orang masing-masing dari pengurus, lembaga Kesehatan, Lembga Siaga Bencana dan Relawan Makassar. Terima kasih sekali lagi atas atensinya.” tutup dia.

Diketahui tim relawan dari KNPI Sulsel memberangkatkan 3 unit mobil masing-masing dari lembaga kesehatan (1) dan siaga bencana (2).