Selasa,  15 June 2021

Dipancing-Pancing Soal Pilkada 2024, Anies Ngaku Urus Corona Dulu 

NS/RN
Dipancing-Pancing Soal Pilkada 2024, Anies Ngaku Urus Corona Dulu 
Anies Baswedan saat menyapa tim medis di RSUD Cengkareng.

RN - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menolak tidak bisa dipancing. Disaat dia diminta komentar mengenai polemik pelaksanaan Pilkada 2024, Anies hanya menggeleng.

Kata dia, saat ini fokus utamanya adalah penanganan pandemi Virus Corona (Covid-19).

"Enggak [ada tanggapan soal pilkada], sekarang kita urusin Covid dulu," ujar dia, ditemui di kantor Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (3/2).

BERITA TERKAIT :
Pemprov DKI Ikuti Perintah Jokowi Soal Penanganan Corona Yang Makin Gila
Corona Banyak Yang Setres, Bandar Narkoba Merajalela

Diketahui, Dalam draf yang beredar, pelaksanaan pilkada dinormalisasi menjadi 2022 atau 2023.

Sejumlah fraksi di DPR terbelah mengenai ketentuan tersebut. Fraksi yang mendukung agar pilkada serentak 2024 tetap digelar di antaranya PDIP, PKB, dan Gerindra.

Sementara, fraksi yang mendukung pilkada dinormalisasi menjadi 2022 dan 2023 di antaranya NasDem dan Golkar.

Anies, yang masa kepemimpinannya di DKI berakhir pada 2022, merupakan salah satu kepala daerah yang bakal terdampak dengan ketentuan tersebut.

Jika pilkada serentak tetap digelar pada 2024, ia akan kehilangan panggung karena mengalami kekosongan masa jabatan setidaknya 2 tahun. Hal itu dinilai berdampak negatif bagi elektabilitas dan popularitasnya.