Jumat,  16 April 2021

Cuaca Ekstrem 24-27 Februari, Siap-Siap Anies Bakal Dimaki-Maki Buzzer 

NS/RN/NET
Cuaca Ekstrem 24-27 Februari, Siap-Siap Anies Bakal Dimaki-Maki Buzzer 
Ilustrasi

RN - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi adanya cuaca ekstrem di Jabodetabek. Jika cuaca ekstrem dan air kiriman dari Bogor menggenangi Jakarta, maka Anies Baswedan terancam kena bully.

Banjir 20 Februari 2021, Anies habis dibully dan dicaci maki. Padahal, bebetapa kawasan yang terendam banjir dalam satu hari sudah kering. 

Bukan hanya bully, foto dan video hoax soal banjir juga menyerang Anies Baswedan. Diketahui, BMKG menyebutkan, adanya tekanan rendah atau potensi bibit siklon di sekitar selatan NTT. 

BERITA TERKAIT :
Hujan Deras, Di Bekasi Ada Es Dan Jakarta Genangan 
Anies Warning Banjir, Warga: Gue Dah Biasa Angkat Kulkas Dan Kasur

Bibit siklon tersebut diprediksi menguat hingga 2 hari mendatang. "Bibit siklon tersebut diprediksi masih bertahan dan menunjukkan pergerakan ke arah barat mendekati wilayah laut di selatan Jawa Timur dengan potensi intensitas yang menguat hingga dua hari mendatang," kata Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto di Jakarta, Selasa (23/2/2021), seperti dilansir Antara.

Keberadaan pusat tekanan rendah (low pressure area/LPA) tersebut cukup signifikan berdampak pembentukan pola konvergensi dan belokan angin di wilayah Sumatera Selatan-Jawa-Nusa Tenggara. Bibit siklon ini dapat menimbulkan potensi angin kencang di wilayah perairan dan potensi gelombang tinggi di wilayah laut bagian selatan Jawa hingga Nusa Tenggara.

Kondisi dinamika atmosfer tersebut secara umum juga cukup signifikan berpengaruh terhadap potensi hujan lebat dan cuaca ekstrem di sebagian besar wilayah Jawa mulai 23 Februari 2021. Sedangkan untuk wilayah Jabodetabek, potensi cuaca ekstrem berdampak signifikan diprediksikan dapat terjadi pada 24-27 Februari 2021.

Potensi hujan di wilayah Jabodetabek pada 24-27 Februari perlu diwaspadai, terutama pada malam atau dini hari menjelang pagi, dengan potensi distribusi hujan dapat terjadi secara merata.

Sementara itu, sepekan ke depan cuaca ekstrem dan curah hujan intensitas lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang diprakirakan berpotensi terjadi di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bengkulu, Lampung, Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat.

Selain itu, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Maluku, Papua Barat, dan Papua.

Berdasarkan prakiraan cuaca berbasis dampak (IBF) untuk dampak banjir/banjir bandang, selama dua hari ke depan (23-24 Februari) Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Sulawesi Selatan berstatus siaga.