Minggu,  20 June 2021

Kadishub DKI Akui Pegawai PNS Jual Sabu di aceh Adalah Anak Buahnya

SN/DIS/RN
Kadishub DKI Akui Pegawai PNS Jual Sabu di aceh Adalah Anak Buahnya

RN - Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo membenarkan seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bekerja di Dishub DKI Jakarta dan tertangkap tengah menjual sabi di Aceh adalah anak buahnya.

Syafrin mengatakan, oknum PNS berinisial HH (37) yang diduga jadi perantara penjualan sabu merupakan staf Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan (Jaksel).

"Ya oknum tersebut memang benar dia adalah pegawai atau staf Sudin (suku dinas) Perhubungan Jakarta Selatan tapi setahun ini sudah tidak pernah masuk," kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo kepada wartawan, Jumat (30/4/2021).

BERITA TERKAIT :
Fix! Anji Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Narkoba
Begini Cara 5 Kriteria Pengecualian Yang Boleh Melakukan Perjalanan Saat Lebaran

Namun demikian, Syafrin tak menjelaskan lebih lanjut alasan HH tak bekerja selama setahun. Dia memastikan Pemprov DKI tengah memproses surat pemberhentian secara tidak hormat.

"Itu sedang diproses tetapi yang bersangkutan tidak masuk-masuk. Jadi sekarang sedang dalam proses pemberhentian dengan tidak hormat," jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, seorang PNS Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta berinisial HH (37) ditangkap karena diduga jadi perantara penjualan sabu. HH juga diduga menggelar pesta sabu bersama tersangka AR (37).

"Kami melakukan penangkapan terhadap PNS Dinas Perhubungan DKI Jakarta tersebut di rumahnya (di Banda Aceh) serta menemukan alat isap sabu yang diletakkan di atas meja makan," kata Kasat Resnarkoba Polresta Banda Aceh AKP Rustam Nawawi kepada wartawan, Kamis (29/4/2021).

Polisi menciduk HH di rumahnya di Kecamatan Banda Raya, Senin (26/4). Penangkapan HH bermula dari tertangkapnya AR di sebuah pasar di kawasan Lampaseh Aceh, Banda Aceh.

AR diciduk saat tengah duduk di atas sepeda motor. Ketika dilakukan penggeledahan, polisi menemukan barang bukti sabu di kantong celana AR.