Minggu,  09 May 2021

Acara Konsolidasi DPD Golkar Kota Bekasi Tak Dihadiri Satupun Anggota Dewannya

YD/DIS/RN
Acara Konsolidasi DPD Golkar Kota Bekasi Tak Dihadiri Satupun Anggota Dewannya

RN - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Bekasi dibawah komando Ketua Plt Aria Girinaya dan Plt Sekretaris Amin Fauzi mengadakan Rapat Konsolidasi di Aston Hotel, Jumat (30/4/2021).

Informasi yang didapat, dilokasi berlangsungnya acara nampak hadir Arya Girinaya selaku Ketua Plt DPD Partai Golkar Kota Bekasi dan Amin Fauzi Plt Sekretaris serta beberapa Pengurus lainnya.

Sementara Anggota DPRD Kota Bekasi dari Partai Berlambangkan Pohon Beringin tersebut tidak satu pun hadir termasuk, H. Abdul Manan selaku Tokoh senior Golkar Bekasi.

BERITA TERKAIT :
Bertemu Airlangga, Ade Puspita Dinilai Mampu Pimpin Golkar Kota Bekasi
Airlangga Dinilai Bijak Sikapi Kisrus DPD Golkar Kota Bekasi

Dari informasi yang dihimpun bahwa sempat terjadi penjegalan dari pihak eksternal kepada pihak manajemen hotel tepat pukul 10.00 WIB untuk memberitahukan penghentian acara Konsolidasi Partai Golkar Kota Bekasi.

Sampai dengan berita ini diturunkan pihak Hotel Aston belum memberikan keterangan secara resmi terkait dengan permasalahan tersebut hanya karena alasan pihak manajemen hotel yang menangani hal tersebut sudah pulang.

Dalam konferensi persnya, Aria Girinaya mengaku ada intervensi dari pihak ketiga yakni Satpol PP, Satgas Gugus Covid-19 yang notabene anak buah Walikota Bekasi, Rahmat Effendi yang mendatangi managemen Hotel Aston Imperial sebelum terlaksananya Rapat Konsolidasi. Dimana posisi Walikota Bekasi Rahmat Effendi saat ini masih merupakan kader Partai Golkar Kota Bekasi meskipun statusnya mantan Ketua DPD Partai Golkar Kota Bekasi.

"Jam sepuluh pagi, mereka mendatangi pihak managemen dengan alasan prokes dan menekan pihak hotel untuk tidak memberikan ijin ke kami," tegas Aria.

Untuk itu, Aria menuding ada pihak-pihak yang menginginkan atau tidak puas dengan agenda DPD Partai Golkar Kota Bekasi hari ini.

"Kami akan melaporkan semuanya ke tingkat DPD Partai Golkar Propinsi Jabar dan DPP Partai Golkar," terangnya.

Disinggung soal alasannya kenapa pihak managemen tidak memberikan ijin kepada Partai Golkar yang dipimpinnya, padahal di Hotel Aston Imperial masih banyak kegiatan yang melibatkan banyak orang untuk buka bersama.

Aria mengaku tidak mau berdebat dengan pihak managemen dengan alasan managemen hotel memohon kepada dirinya karena diduga ketakutan terancam ijin usahanya.

Kami lebih mempertimbangkan alasan pihak managemen karena tertekan khawatir terancam usahanya yang dianggap melanggar prokes,” ucapnya.

Aria bahkan menilai agar masyarakat yang menilai atas peristiwa yang terjadi di agenda Partai Golkar kota Bekasi yang gagal digelar.

"Amanah Musda DPD Partai Golkar insyaallah akan kami laksanakan, diantaranya upaya kami dengan rencana rapat konsolidasi hari ini,” pungkasnya.