Kamis,  28 October 2021

Habis SIKM, Terbitlah Skrining Hingga 24 Mei

DIS/RN
Habis SIKM, Terbitlah Skrining Hingga 24 Mei

RN - Aturan mengantongi surat izin keluar masuk (SIKM) Jakarta akan berakhir hari ini. Namun demikian, kebijakan penyekatan arus balik diperpanjang hingga 24 Mei mendatang.

"Setelah itu, berdasarkan regulasi, otomatis tidak diperlukan lagi SIKM, tapi kami tetap akan melaksanakan skrining di pos kilometer 34," kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, saat dihubungi, Senin (17/5/2021).

Syafrin menilai hal tersebut cukup efektif untuk mendeteksi potensi penyebaran Covid-19 saat arus balik ke Jakarta. Selain itu, pemeriksaan di tingkat RT dan RW wilayah setempat juga tetap diberlakukan.

BERITA TERKAIT :
PMII Tuding RSUD SMC dan Dinas Kesehatan Kab. Tasikmalaya Manipulasi Data Covid-19
Tahanan Tewas Akibat Covid-19, Anggota Polsek di Tasikmalaya Lakukan Rapid Test

"Pelaksanaan pemeriksaan oleh tim gabungan itu cukup efektif untuk melakukan kontrol. Karena itu tadi, begitu kendaraan barang otomatis lewat, tapi kendaraan pribadi akan dicek apakah sudah memiliki stiker yang dikeluarkan oleh Polda," ucapnya.

Sebelumnya, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil DKI Jakarta, Budi Awaludin, mengimbau agar masyarakat yang pulang dari kampung usai mudik dapat melaporkan diri ke RT ataupun RW setempat.

Kata dia, laporan tersebut untuk data pemeriksaan atau screening guna mencegah adanya kasus Covid-19.

"Nanti RT akan menscreening dan mengecek data-datanya dan memasukkan ke aplikasi. Kalau memang ada tindakan lanjut hasil swabnya reaktif atau ada gejala sakit, itu nanti kita tindaklanjuti," kata Budi saat dihubungi, Minggu (16/5/2021).

Nantinya lanjut dia, hasil pemeriksaan akan dilaporkan melalui website datawarga-dukcapil.jakarta.go.id. Selain itu, hasil pemeriksaan tes Covid digunakan untuk memberikan rasa kenyamanan bagi warga yang tidak melakukan mudik.

"Kita akan meminta mereka melakukan swab antigen atau PCR, bisa secara mandiri, untuk lebih menenangkan masyarakat sekitarnya atau bisa kita bantu juga nanti dengan mereka ke Puskesmas terdekat," ucapnya.