Rabu,  04 August 2021

Jurus Jitu Anies Baswedan Jika Wisma Atlet Penuh Pasien

NS/RN
Jurus Jitu Anies Baswedan Jika Wisma Atlet Penuh Pasien
Ilustrasi

RN - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sudah memiliki opsi jika ledakan Corona terus terjadi. Jurus jitu itu jika Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet, Kemayoran tidak mampu lagi menampung pasien Covid-19. 

Langkah tersebut adalah telah mempersiapkan Rumah Susun Nagrak yang berada di Cilincing, Jakarta Utara untuk menampung pasien Covid-19.

Menurut Anies, kapasitas Rumah Susun Nagrak cukup memadai dan nanti secara bertahap menyiapkan tempat-tempat lain untuk pasien Covid-19. Dia mengakui Rumah Susun tersebut sudah bisa digunakan. Langkah ini diambil setelah situasi lonjakan Covid-19 yang mengkhawatirkan dalam beberapa pekan terakhir.

BERITA TERKAIT :
Mari Berdoa Bareng Agar Jakarta Menuju New Normal
Makin Ngeri Aje, Corona Juga Mulai Serang Binatang 

"Di sana ada 2.500 tempat tidur yang bisa digunakan. Jadi kita bergerak secara bertahap,” tandas Anies.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, ada tiga pesan penting yang diutarakan Jokowi dalam pertemuan tersebut.

"Kami mendapat arahan dari pak Presiden, pak Gubernur dan jajaran kami Forkopimda, jajaran Pemda, jajaran Kodam, Polda, dan Kajati sampai tingkat Kajari semuanya. Presiden mengarahkan bagaimana kita mengatasi adanya peningkatan yang signifikan di DKI Jakarta dalam seminggu terakhir," ujar Riza kepada wartawan di Kantor DPRD, Jakarta Pusat, Selasa (15/6/2021).

Dia melanjutkan, setelah dari Istana, Gubernur DKI Anies Baswedan langsung memimpin rapat untuk membahas isi pertemuan tersebut. Nantinya hasil rapat tersebut akan segera diimplementasikan secepatnya.

"Tadi Pak Gubernur langsung memimpin rapat di DKI bersama Forkopimda setelah dari Istana. Kita langsung menindaklanjuti dalam rencana aksi, dan segera kita laksanakan mulai tadi rapat dan besok," ujar Riza.

Masih kata Riza, pihaknya akan melanjutkan isi pertemuan dengan Jokowi tersebut. "Insya Allah tiga pesan itu yang penting, jadi implementasi di lapangan dikuatkan, kedua tadi program vaksinasi, ketiga program 3M atau penggunaan masker ditingkatkan lagi," tandasnya.

Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi mengatakan pemanggilan Forkopimda di Ibu Kota ke Istana guna merespons lonjakan kasus Covid-19 yang saat ini terjadi.

"Hari ini kami dipanggil Forkopimda terdiri dari Gubernur, Ketua DPRD, Pangdam Jaya, Kapolda beserta para Wali Kota beserta para Kapolres diarahkan oleh bapak Presiden bahwasanya peningkatan Covid di Jakarta itu sangat meningkat signifikan," ujar Pras di Kompleks Istana selepas pertemuan.