Rabu,  01 February 2023

Tammy Abraham Tuai Berkah Dibuang dari Piala Dunia 2022

ERY
Tammy Abraham Tuai Berkah Dibuang dari Piala Dunia 2022
Tammy Abraham - Net

RN – Penyerang AS Roma yang tak dibawa Inggris ke Piala Dunia 2022, Tammy Abraham, dikabarkan bakal dibajak oleh salah satu klub Premier League, Aston Villa.

Saat ini, tim yang dibela Tammy Abraham, AS Roma, sedang dalam kondisi yang angin-anginan. Begitu juga bagi sang striker, anak asuh Jose Mourinho tersebut berada di posisi ke-7 klasemen.

Tammy Abraham yang didatangkan dari Chelsea sempat bermain mengesankan. Ia membantu Serigala Roma, julukan AS Roma, menjuarai UEFA Conference League pada tahun 2022.

BERITA TERKAIT :
Digaji Al Nassr Rp 3,3 Triliun, Tak Jamin Cristiano Ronaldo Setia
Ilasi Blasi Sudah Lupakan Pangeran AS Roma

Pada musim ini, Tammy Abraham hanya mencetak 3 gol di Liga Italia bersama AS Roma. Selain itu, tim yang dibelanya dikabarkan sedang mempertimbangkan untuk melepasnya.

AS Roma dikabarkan siap menjual Tammy Abraham pada musim panas mendatang. Hal ini disebabkan berkurangnya performa yang ia tampilkan ketika ia diberi kesempatan.

Menurunnya performa Tammy Abraham bersama AS Roma juga menyebabkan ia diabaikan oleh Gareth Southgate. Inggris sendiri menggunakan Harry Kane dan Callum Wilson sebagai penyerang tengahnya.

Bintang dengan 11 caps itu tampak bersemangat setelah mencetak 27 gol dari 53 laga untuk Roma musim lalu, meskipun Callum Wilson yang sedang dalam performa terbaiknya mendapat anggukan sebagai gantinya.

Menurut calciomercato.com tim Liga Inggris, Aston Villa, dikabarkan berminat untuk mendatangkan pemain berusia 25 tahun tersebut. Apalagi, Unai Emery menyukai cara bermainnya.

Selain itu, ada juga kabar yang mengatakan bahwa Tammy Abraham berselisih dengan Jose Mourinho. Hal itulah yang kemudian memunculkan kabar ia ingin hengkang dari kota Roma.

Selain itu, Aston Villa dapat menggunakan situasi Chelsea yang ragu dengan sang pemain tersebut. Tammy Abraham sendiri memiliki nilai klausul senilai 80 juta Euro (sekitar Rp 1,30 triliun).