Minggu,  23 June 2024

Tugas Berat Aming Cs, Ancaman PDIP DKI Ngeri-Ngeri Sedap

RN/NS
Tugas Berat Aming Cs, Ancaman PDIP DKI Ngeri-Ngeri Sedap
Ady Wijaja alias Aming.

RN - Ady Wijaja disuruh kerja serius. Dia diminta waspada.

Sebab, pertarungan di 2024 bakal makin kencang dan ganas. Ketua DPD PDIP yang biasa disapa Aming itu agar waspada soal dinamika perolehan suara.

Dari hasil survei, kalau PDIP DKI Jakarta terancam  anjlok. Ada penurunan dalam perolehan suara. Jika ini terjadi maka partai berlambang Banteng yang Pemilu 2019 dan 2024 menjadi jawara bakal terseok-seok.

BERITA TERKAIT :
Duet Anies-Kaesang, PDIP Jakarta Ancam Bikin Koalisi Sendiri 
Kaesang Ogah Kalah, Kebelet Duet Dengan Anies Pimpin Jakarta 

Survei Parpol DKI 2024:

-  PDIP = 22,8 persen 
- PKS =  18,1 persen
- Gerindra = 11,2 persen
-  NasDem = 8,8 persen
- Demokrat = 6,4 persen
- Golkar = 4,8 persen
- PPP = 4,0 persen
- PKB = 3,7 persen.

Suara Parpol Berpeluang Naik di 2024:

- NasDem 
- PPP 

Suara Parpol Berpeluang Turun di 2024: 

- PDIP 
- PSI 
- PAN 
- Gerindra 
- PKB 

Kursi DPRD DKI pada hasil Pemilu 2019: 

- PDIP = 25 kursi 
- Gerindra = 19 kursi 
- PKS = 16 kursi 
- Demokrat = 10 kursi
- PAN = 9 kursi
-  PSI = 8 kursi
- NasDem = 7 kursi 
- Golkar 6 kursi
- PKB 5 = kursi
- PPP = 1 kursi

Pesan Puan 

Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Puan Maharani berbicara soal potensi perolehan suara partai di daerah-daerah, salah satunya DKI Jakarta. Puan mewanti-wanti kepada DPW PDIP DKI Jakarta agar waspada soal dinamika perolehan suara.

"Tentu saja di semua wilayah itu akan punya potensi naik dan turun. Dan tadi saya menyampaikan agar semua kader legislatif, struktur yang ada di DKI Jakarta untuk bersiap-siap, waspada, sebagai Ibu Kota negara," kata Puan usai acara bimbingan teknis (bimtek) anggota DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota Fraksi PDIP di Hotel Paragon, Jakarta, Senin (9/1/2023).

Puan mengatakan gelaran pemilu serentak 2024 berpotensi akan menjadi pertarungan yang sangat kencang. Menurutnya, seluruh partai politik peserta pemilu akan mengincar wilayah DKI.

"Tentu saja nantinya itu di dalam pileg yang akan datang, pilpres yang akan datang, ataupun juga pilkada yang akan datang, mempunyai potensi akan menjadi tempat pertarungan yang sangat kencang, karena semua partai politik akan turun ke wilayah DKI," kata Puan.

Puan merujuk pada data di internalnya terkait lumbung suara PDIP di wilayah DKI. Dia meminta para kader harus bersiap diri untuk bekerja lebih keras.

"Ini merupakan satu potret dari internal kami sesuai dengan data yang kami miliki bahwa DKI harus bersiap-siap untuk bisa kerja lebih keras," kata dia.

Dengan demikian, perolehan suara di Ibu Kota dapat bertambah dan tidak mengalami penurunan. "Sehingga suaranya minimal tetap dan bisa bertambah. Jangan sampai suaranya turun," imbuhnya.

Seperti diberitakan, Lembaga survei Indopolling Network membeberkan jajak pendapat elektabilitas partai politik di DKI Jakarta. Temuan teranyar, dukungan terhadap Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menguat.

"Jika dibandingkan dengan hasil Pemilu 2019, yang menarik dari temuan hasil survei ini adalah adanya pergeseran posisi dukungan, PKS berada di posisi kedua menggeser Partai Gerindra," ujar Direktur Riset Indopolling Network Dewi Arum Nawangwungu melalui keterangan tertulis, Jumat, 25 November 2022.

Dia memerinci survei elektabilitas partai politik di DKI Jakarta. PDIP masih unggul dengan elektabilitas 22,8 persen, disusul PKS dengan 18,1 persen, Gerindra 11,2 persen, NasDem 8,8 persen, Demokrat 6,4 persen, Golkar 4,8 persen, PPP 4,0 persen, dan PKB 3,7 persen.

"Elektabilitas partai lainnya masih di bawah 3,0 persen”, ujar Arum.

Selain elektabilitas, pihaknya memotret respons publik terkait kampanye. Utamanya, penggunaan fasilitas ibadah untuk menyosialisasikan calon dan partai. Survei dilakukan dengan metode multistage random sampling pada 8-13 November 2022.