Sabtu,  05 April 2025

Soal Beda Lebaran, Peneliti BRIN Ancam Bunuh Warga Muhammadiyah 

RN/NS
Soal Beda Lebaran, Peneliti BRIN Ancam Bunuh Warga Muhammadiyah 

RN - Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengancam warga Muhammadiyah. Ancaman itu terkait perbedaan Lebaran 1 Syawal.

Wakil Ketua Umum MUI, Anwar Abbas mengatakan, sikap dari peneliti BRIN, Andi Pangerang Hasanuddin yang mengancam akan membunuh warga muhammadiyah terkait perbedaan penentuan 1 Syawal beberapa waktu lalu adalah perilaku yang sudah merupakan tindak pidana.

Ia percaya pihak kepolisian akan berbuat sebaik-baiknya dan setepat-tepatnya sesuai dengan hukum dan ketentuan yang berlaku dalam negara republik Indonesia dalam kasus ini.

BERITA TERKAIT :
Libur Lebaran Tetap Kerja, Pengusaha Yang Pelit Kasih Duit Lembur Bisa Dibui 
Gak Mudik, Warga Jabodetabek Buang Duit Ke Anyer Banten & Puncak 

“Jadi saya hanya bersikap menunggu apa yang akan dilakukan oleh pihak kepolisian kepada yang bersangkutan, karena dalam keyakinan saya jika pihak kepolisian masih konsisten dengan tugas dan jatidirinya maka tentu pihak kepolisian tidak akan tinggal diam, apalagi akan membiarkan hal ini berlalu begitu saja,” kata Buya Anwar dalam siaran persnya, Senin (24/4/2023).

“Oleh karena itu sikap yang baik dan terbaik kita lakukan dalam masalah ini adalah mari kita tunggu dan kita serahkan  sepenuhnya urusan penyelesaian masalah ini kepada pihak kepolisian,” kata dia.