Kamis,  13 June 2024

Dukung Prabowo

Dedi Mulyadi Kabur Dari Golkar, Gak Cocok Dengan Kang Emil? 

RN/NS
Dedi Mulyadi Kabur Dari Golkar, Gak Cocok Dengan Kang Emil? 
Dedi Mulyadi dan Ridwan Kamil.

RN - Tokoh Golkar Jawa Barat, Dedi Mulyadi mundur. Mantan Bupati Purwakarta yang kini menjadi anggota DPR itu bakal loncat ke Gerindra.

Kabar beredar, Kang Dedi sapaan akrabnya tidak cocok dengan Ridwan Kamil yang kini menjabat Wakil Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Golkar.

Politisi yang baru saja dicerai istrinya ini dikabarkan juga tidak sreg dengan Airlangga Hartarto yang ngebet maju sebagai capres. Kang Dedi lebih sreg dengan Prabowo.  

BERITA TERKAIT :
Raih 102 Kursi DPR, Golkar Jangan Mau Kalau Dapat Kursi Menteri Sama Dengan PAN & Demokrat  
RK Ke Jakarta, Mesin Golkar Cikini Pasti Macet 

"Harus dihormati karena pilihan politik itu adalah hak individu," kata Ridwan Kamil saat diwawancarai di Gedung Indonesia Menggugat (GIM), Kota Bandung, Kamis (11/5/2023).

Gubernur Jawa Barat ini mengungkapkan jika yang penting dari mundurnya seorang tokoh politik dari partai adalah tetap bisa menjaga kecintaan dan juga bentuk melayani untuk publik. Dia juga mendoakan Dedi Mulyadi jika nanti bergabung dengan partai baru.

"Beliau sedang melakukan exercise haknya, jadi kita menghormati saja. Saya doakan beliau sukses, lancar di tempat yang barunya," ucap dia.

Kabar Dedi merapat ke Gerindra dibocorkan Wakil Ketua DPD Gerindra Jawa Barat Ihsanudin. Ia mengaku telah mendapat informasi dari pengurus DPP jika mantan Bupati Purwakarta itu akan merapat ke Gerindra.

"Secara formal saya memang belum mendengar statement-nya langsung dari Kang Dedi, apalagi suratnya. Tapi saya sudah konfirmasi, ada pengurus pusat memang yang ngomong bahasanya kemungkinan iya (merapat ke Gerindra)," kata Ihsanudin, Kamis (11/5/2023).

Kabar kepindahan itu juga semakin santer terjadi lantaran, Ihsanudin mengungkap, elite Gerindra sempat berkomunikasi secara langsung dengan Dedi Mulyadi beberapa waktu lalu. "Jadi memang sudah ada beberapa pertemuan (Dedi Mulyadi dengan pengurus pusat. Tapi kapannya, saya juga enggak ngerti," imbuhnya.

Terlepas dari itu, dia memastikan Gerindra bakal memberikan karpet merah jika Dedi benar mau merapat. Sebab bagaimana pun, kata dia, Dedi merupakan figur kuat secara elektoral yang bisa mendongkrak suara Gerindra di Jabar maupun nasional.

"Kalau iyah kabarnya merapat ke Gerindra, kita pasti gelar karpet merah untuk Kang Dedy Mulyadi," pungkasnya.