Jumat,  01 March 2024

Yudo Pensiun, KSAD Baru Bakal Naik Lagi Jadi Panglima TNI 

RN/NS
Yudo Pensiun, KSAD Baru Bakal Naik Lagi Jadi Panglima TNI 
Jenderal Agus saat dilantik jadi KSAD oleh Jokowi.

RN - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Agus Subiyanto disebut-sebut bakal naik jabatan lagi. Agus sudah disebut bakal menduduki posisi Panglima TNI. 

Diketahui, masa jabatan Panglima TNI Laksamana Yudo Margono akan berakhir pada November 2023. Sementara Agus dilantik menjadi KSAD oleh Jokowi pada tanggal 25 Oktober 2023 di Istana Negara.

Saat itu Agus menggantikan Jenderal Dudung Abdurachman kerena memasuki masa pensiun. Agus disebut-sebut dekat dengan Jokowi. 

BERITA TERKAIT :
Jelang Hari H Pencoblosan, Jenderal Agus Kocok Ulang Pati TNI 
DPR Bergerak Galang Interpelasi, Jokowi Bisa Tersengat Ocehan Eks Ketua KPK

Sebelumnya, Agus pernah ditunjuk menjadi Komandan Paspampres (Danpaspampres) di Mabes TNI. Dia naik pangkat menjadi Mayjen itu pada 8 Desember 2020. Dan Agus pernah menjabat Komandan Kodim (Dandim) 0735/Surakarta.

Sementara kursi KSAD yang ditinggal oleh Agus kabarnya akan diisi Pangkostrad Letjen Maruli Simanjuntak.

"Ya yang nunjuk bukan saya, jadi tanya yang nunjuk. Kalau saya ya nggak bisa tahu. Kan selalu kan ada kalau setahu saya ada beberapa calon. Nanti dinilai, nanti ada prosedur apanya baru ditunjuk. Gitu kira-kira?" kata Maruli setelah bertemu dengan Mensesneg Pratikno di Kemensetneg, Jakarta Pusat, Senin (30/10/2023).

Kendati demikian, Maruli mengaku siap jika memang nantinya ditunjuk sebagai KSAD. Menantu Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan itu mengatakan sebagai tentara harus siap bekerja keras.

"Kalau tentara ya ditunjuk nggak ditunjuk harus bekerja terus. Kita juga nggak tahu," kata Maruli. Dia menjawab pertanyaan apakah siap jika ditunjuk sebagai KSAD.

Hal serupa dialaminya saat ditunjuk menjadi Pangkostrad. Maruli mengaku saat itu juga tiba-tiba dipanggil untuk ditunjuk sebagai Pangkostrad.

"Yang sempet saya bilang saya dulu di Pangkostrad, tiba-tiba jadi Pangkostrad. Kan begitu. Di sini juga berdasarkan penilaian biasanya udah dinilai baik nanti dipanggil, di-brief kenapa kita diangkat. Gitu kira-kira," pungkas Maruli.