Jumat,  01 March 2024

Jangan Bawa NU, Yenny Wahid Dengar Nih Warning Dari Gus Yahya

RN/NS
Jangan Bawa NU, Yenny Wahid Dengar Nih Warning Dari Gus Yahya
Yenny Wahid saat bersama koalisi Ganjar-Mahfud.

RN - Zannuba Ariffah Chafsoh diminta tidak membawa-bawa nama NU dalam aktifitasnya di politik. Putri Gus Dur yang biasa disapa Yenny Wahid ini diketahui mendukung Ganjar-Mahfud. 

Jika Yenny Wahid mendapatkan posisi resmi di dalam tim pemenangan Ganjar-Mahfud, maka harus cuti sebagai Ketua PBNU atau bahkan harus mundur. 

Warning diberikan oleh Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya. 

BERITA TERKAIT :
Bahas 36 Usulan di Musrenbang 2024 di Kembangan Utara, Lurah: Semoga Dapat Terealisasi
Pernah Diperiksa KPK Soal Istri Viral Pamer Harta, Eks Sekda Riau Kini Jadi Pj Gubernur 

Diketahui, Yenny sekarang ini juga menjabat sebagai Ketua Badan Inovasi PBNU. Gus Yahya mengingatkan kepada Yenny atau pengurus NU lainnya untuk tidak membawa nama NU dalam mendukung pasangan Capres-Cawapres di Pilres 2024.  

"Prinsipnya apapaun tindakan dukung- mendukung dalam kompetesi Pilpres maupun Pemilu yang akan datang ini tidak boleh membawa-bawa NU, apalagi pengurusnya, tidak boleh bicara misalnya 'bahwa atas nama NU saya mendukung', Nah itu tidak boleh," ujar Gus Yahya saat konferensi pers di Plaza PBNU, Jakarta Pusat, Selasa (31/10/2023). 

Menurut dia, seluruh pengurus NU tidak boleh mengatasnamakan NU dalam mendukung calon tertentu dalam Pilpres 2024. Namun, menurut dia, pihaknya juga tidak bisa menghalangi hak pribadi seseorang untuk berpartisipasi dalam Pilpres 2024. 

"Mendukung calon ini calon itu tidak boleh. Tapi jelas kita tidak bisa menghalangi hak pribadi-pribadi untuk berpartisipasi, silahkan kalau itu hak, karena itu hak pribadi, tidak boleh dihalang-halani, tetapi tidak boleh mengatasnamakan NU. Saya kira itu," ucap Gus Yahya. 

"Kalau dia posisinya resmi ya, dia harus cuti atau bahkan harus mundur. Kalau posisinya resmi, tergantung nanti ada kategori-kategori dalam aturan yang kami miliki ya. 

"Kalau memang posisinya resmi misalnya jadi tim sukses misalnya, itu ada aturan-aturan. Tapi kalau cuma pribadi gak jadi apa-apa sebagai rakyat, ya kita gak bisa halangi toh," kata Gus Yahya. 

Seperti diketahui, Yenny Wahid sudah masuk ke dalam struktur Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo-Mahfud. Yenny disebut akan menjadi Dewan Penasihat bersama Ketua DPP PDIP Puan Maharani. Namun, Gus Yahya masih akan mengonfirmasi lagi ke Yenny terkait statusnya di TPN. 

"Kita tanyakan nanti. Saya belum dapat informasinya itu. Kan kalau itu resmi dan memang masuk dalam kategori yang ada dalam aturan yang kita punya, ya kita lakukan penerapan aturan itu sebagai mestinya," jelas Gus Yahya.