Minggu,  23 June 2024

Musim Banjir Datang, HBH Diminta Kurangi Mejeng Diacara Seremonial

RN/NS
Musim Banjir Datang, HBH Diminta Kurangi Mejeng Diacara Seremonial
Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono alias HBH.

RN - Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono alias HBH diminta gerak cepat (gercep). Sebab, banjir sudah di depan mata.

Mantan Wali Kota Jakut itu juga diminta tidak hanya getol keacara seremonial. Banjir, macet dan cacar monyet butuh penanganan khusus. 

Jika HBH terjebak dengan acara-acara seremonial maka DKI Jakarta bakal kebobolan. Hujan deras yang terjadi pada Sabtu (4/11), membuat ratusan bahkan ribuan rumah di 54 RT terendam banjir.

BERITA TERKAIT :
DPRD Sorot Banjir & Macet Jakarta, HBH Gak Nyaman Saat Paripurna 
Pj Gubernur HBH Gak Punya Data Soal Polusi Udara Jakarta, Mendadak KLHK Muncul...

Belum lagi soal macet. Polda Metro Jaya sempat menyebut kalau indeks kemacetan DKI Jakarta mencapai 53 persen.

Yang bikin parno warga adalah adanya cacar monyet (mpox). Dinas Kesehatan DKI Jakarta pada Jumat (3/11), mencatat saat ini kasus positif mpox mencapai 28 orang. 

"HBH harus segera mengurangi acara seremonial. Gercep bagi HBH wajib karena masalah ibu kota terus berjalan, seremonial kasih aja dinas, deputi atau sekda," terang pengamat politik Adib Miftahul, Senin (6/11). 

Adib melihat Deputi Gubernur saat ini hanya terkesan sebagai pajangan saja. "HBH harus lebih ke blusukan ke kampung-kampung. Atasi macet, banjir dan cacar monyet untuk mencari solusi," ungkapnya. 

Jika HBH cuma getol di acara seremonial terang Adib bisa berdampak citra buruk. "Seremonial itukan ada atau tidak HBH di acara tetap jalan," tegasnya. 

HBH sebelumnya telah dijadwalkan akan meresmikan belasan jembatan penyeberangan orang (JPO) baru di sejumlah titik. Salah satu JPO yang bakal diresmikan ialah JPO Klender yang terletak di kawasan Stasiun Klender Baru.

"Kepala Dinas Bina Marga sedang menjadwalkan. Ada beberapa (JPO), ada (sekitar) 16, ya," kata HBH saat ditemui di Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Jumat (3/11/2023).

HBH tak memerinci lokasi belasan JPO yang bakal diresmikan nanti. Namun Heru berencana meresmikan 16 JPO pekan depan. "Iya (nggak cuma Klender). Minggu depan, deh," jawabnya singkat.

Sebagaimana diketahui, pembangunan jembatan penyeberangan orang Klender yang sempat terhenti kini selesai. Namun JPO Instagrammable ini belum bisa dipakai melintas pejalan kaki karena belum diresmikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

"Untuk JPO Klender sudah dirampungkan," kata Kepala Pusat Data Dinas Bina Marga DKI Wiwik Wahyuni, Senin (30/10).

JPO Klender itu berada di Jl I Gusti Ngurah Rai, menempel dengan Stasiun Klender Baru. Sejak awal, JPO itu memang diniatkan punya desain yang menarik mata alias Instagrammable. Segera, JPO itu bisa difungsikan untuk pedestrian.

JPO Klender Baru ini memiliki panjang mencapai 33,43 meter, lebar gelagar 3 meter dengan tinggi 6 meter.

DPRD DKI sebelumnya menyoroti anggaran Rp 144 miliar untuk membangun 3 JPO. DPRD menilai anggaran itu terlalu fantastis. 

Dana jumbo itu untuk membangun 3 jembatan dengan anggaran Rp 85 miliar dan 4 JPO Rp 89 miliar dengan rencana pengerjaan proyek 2024-2025. Total biaya yang dibutuhkan Rp 174 miliar. Namun baru dianggarkan Rp 144 miliar dalam RAPBD 2024.