Senin,  22 July 2024

Joe Biden Digoyang, Disuruh Mundur Karena Gagal Debat, Cuma Jadi Ledekan Doang 

RN/NS
Joe Biden Digoyang, Disuruh Mundur Karena Gagal Debat, Cuma Jadi Ledekan Doang 
Donald Trump dan Joe Biden.

RN - Presiden Joe Biden disuruh mundur dan mengizinkan anggota Partai Demokrat. Karena saat debat Joe Biden dinilai gagal. 

Bahkan, Donald Trump meledek Joe Biden saat debat dalam pemilihan presiden mendatang.

Surat kabar paling berpengaruh di Amerika, The New York Times juga menyerukan agar Presiden Joe Biden. Dilansir kantor berita AFP, Sabtu (29/6/2024), seruan itu disampaikan media ternama AS itu dalam editorialnya pada Jumat (28/6) waktu setempat.

BERITA TERKAIT :
Donald Trump Punya Harta Di Indonesia, Hunian Mewah Di Bogor Dan Bali  
Donald Trump Ditembak, Pelakunya Pernah Kena Bully Saat SMA

Dewan editorial surat kabar tersebut - yang terpisah dari ruang redaksinya - mengatakan bahwa debat calon presiden (capres) pada hari Kamis lalu antara Biden dan Trump membuktikan bahwa Biden yang berusia 81 tahun "gagal dalam ujiannya sendiri."

Disebutkan bahwa tekad Biden untuk mencalonkan diri lagi adalah sebuah "pertaruhan sembrono," seraya menambahkan: "pelayanan publik terbesar yang dapat dilakukan Biden adalah mengumumkan bahwa ia tidak akan terus mencalonkan diri kembali."

Sebelumnya, Biden menegaskan bahwa dirinya berniat untuk tetap ikut dalam pemilihan presiden 2024. Hal ini disampaikan Biden setelah penampilannya dalam debat capres AS melawan mantan presiden Donald Trump dinilai buruk, dan memicu kepanikan di kalangan Partai Demokrat.

"Saya tidak berjalan semudah dulu, saya tidak berbicara selancar dulu, saya tidak berdebat sebaik dulu, tapi saya tahu apa yang saya lakukan sekarang -- saya tahu bagaimana mengatakan yang sebenarnya," kata Biden dalam acara kampanye yang dipenuhi para pendukung di North Carolina pada Jumat (28/6) waktu setempat.

"Saya tahu yang benar dan yang salah. Saya tahu bagaimana melakukan pekerjaan ini. Saya tahu bagaimana menyelesaikan sesuatu. Saya tahu, seperti yang diketahui jutaan orang Amerika, ketika Anda terjatuh, Anda bangkit kembali," imbuh Biden, dikutip dari kantor berita AFP, Sabtu (29/6/2024).