RADAR NONSTOP - Satpam yang mengaku sebagai Sang Juru Selamat dari Depok akhirnya mengaku salah dan bertaubat.
Winardi atau Imam Mahdi dari Depok ini berjanji akan meninggalkan ajaran sesatnya setelah diperingatkan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Depok.
"Saya mengakui, Demi Allah saya bertaubat kepada Allah dengan sungguh-sungguh dan meninggalkan semua ajaran yang telah saya ajarkan kepada murid-murid saya," ucap Winardi dituntun oleh MUI Depok, Kamis (30/5/2019).
BERITA TERKAIT :Wali Kota Depok Kangkangi Gubernur Jabar, Supian Suri Pembangkang Bin Abai?
Mobil Dinas Kota Depok Boleh Untuk Mudik, Sama Saja Wali Kota Ajari Anak Buah Korupsi?
Wanardi mengucap taubat dan dua kalimat syahadat dalam pertemuan di kantor Kecamatan Sawangan, Depok, pada Rabu (29/5/2019).
Ketua MUI Depok KH Dimyati Badruzzaman mengatakan pihaknya menentang ajaran Winardi, karena tidak sesuai dengan syariat Islam. MUI kemudian memintanya untuk bertaubat.
Sementara Kapolsek Sawangan Kompol Suprasetyo juga mengatakan hal senada. Winardi diminta untuk bertaubat dan mengakui kesalahannya.
Istri Winardi, Triani (44) mengungkap bahwa ajaran suaminya disebut sesat oleh MUI. Triani menyebutkan, suaminya bertaubat sambil direkam dengan kamera ponsel.