Sabtu,  17 April 2021

Tak Ada Banjir Cipinang Melayu, Anies Sebut Sukses Kendalikan Air Kali Sunter

SN/RN
Tak Ada Banjir Cipinang Melayu, Anies Sebut Sukses Kendalikan Air Kali Sunter
Anies Tinjau Kali Sunter, Cipinang Melayu, Jakarta Timur

RN - Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan kunci keberhasilan Pemprov DKI Jakarta menanggulangi banjir di Kampung Cipinang Melayu adalah memberikan perhatian dan penanganan dari hulu Kali Sunter yang kerap kali menjadi penyebab utama dari luapan air ke kampung tersebut.

Hal itu dikatakan Anies saat mengunjungi dan meninjau langsung kondisi RW 04 dan 03 Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makassar, Jakarta Timur, yang pada musim penghujan kali ini tak diterjang banjir.

“Ikhtiar kita adalah dengan melakukan pengerukan Waduk Rangon dan Waduk Tiu di sisi selatan Jakarta Timur. Lalu kemudian disiapkan sodetan khusus sehingga air sungai dialirkan dan ditahan di waduk, baru mengalir ke sini dengan volume debit yang terkendali,” ungkap Anies di Jakarta, Selasa (9/2/2021) malam.

BERITA TERKAIT :
Hadiri Panen Raya Food Station Tjipinang di Cilacap, Ini Kata Anies Baswedan
Kerukan Tanah Jadi Kobakan Air, Banjir Cipinang Dampak GBK

Anies menyampaikan bahwa ikhtiar pengendalian banjir yang dilakukan Pemprov DKI di kampung yang berada di bantaran Kali Sunter yang pada tahun lalu bahkan sempat terjadi banjir hingga 3 meter tersebut kian maksimal.

“Dengan ikhtiar itu dan atas izin Allah SWT dimudahkan untuk mengendalikan volume air di tempat ini dan kawasan RW 04 Cipinang Melayu, akhirnya warga bisa merasakan musim penghujan tanpa kebanjiran,” paparnya.

Anies mengungkapkan dirinya bersyukur di lokasi yang pihaknya tinjau tersebut saat ini tak terjadi banjir seperti tahun-tahun sebelumnya. Bahkan, Anies menyebut di salah satu tiang listrik diberi tanda bahwa pernah terjadi banjir tahu lalu dengan ketinggian air mencapai 3 meter.

“Alhamdulillah saat ini kita berada di RW 04 kelurahan Cipinang Melayu, tempat kita berdiri saat ini biasanya kalau musim hujan akan terjadi banjir yang amat tinggi, bahkan di tiang listrik ini diberikan penanda muka air sampai 2,5 meter, tahun lalu 3 meter,” ungkapnya.

Meskipun demikian, Anies juga menjelaskan bahwa Pemprov DKI Jakarta masih memiliki pekerjaan rumah untuk memastikan kembali tak ada banjir di Cipinang Melayu. Salah satunya adalah menuntaskan pembuatan tanggul di sepanjang RW 04 dan 03 Cipinang Melayu, karena kini tanggul tersebut masih bersifat temporer.

“Dan ikhtiar ini akan kami tuntaskan. Nanti tidak lama lagi fase kedua akan diteruskan, memastikan tanggulnya di sini dituntaskan, saat ini tanggulnya masih temporer,” ungkapnya.

Pada kesempatan sebelumnya, Anies juga menegaskan Pemprov DKI Jakarta juga terus melakukan berbagai upaya penanggulangan banjir, di antaranya, gerebek lumpur, pembuatan sumur vertikal drainase, optimalisasi pompa dan lain sebagainya.

#Anies   #Banjir   #Jakarta   #