Sabtu,  27 April 2024

Corona, Jangan Asal Jeplak Karena Banyak Orang Baper 

NS/RN/NET
Corona, Jangan Asal Jeplak Karena Banyak Orang Baper 
Ilustrasi

RN - Corona membuat orang mudah emosi dan baper. Untuk itu sebaiknya Anda tidak mudah asal jeplak atau becanda. 

Seperti kejadian yang dialami oleh Cahyadi (38). Dia terluka ditusuk oleh temannya, Sawin (30). Penusukan terjadi saat keduanya bertemu di warung pecel lele di daerah Setu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Peristiwa itu terjadi pada Jumat (12/2) dini hari usai keduanya berjanji bertemu di warung tersebut. Awalnya, korban sempat meledek pelaku.

BERITA TERKAIT :
Korupsi Covid-19 Di Kemenkes, KPK Jangan Ragu Borgol Para Pemain APD?
APD Covid-19 Dikorupsi, Anggota DPR Ihsan Yunus Pakai Masker Ke KPK?

"Korban meledek dan bersikap sinis kepada pelaku. Pelaku yang kesal langsung naik pitam kemudian memukul dan menusuk korban menggunakan pisau tukang pecel lele yang berasal di tempat tersebut," kata Kapolsek Setu AKP Dedi Herdiana dalam keterangannya, Sabtu (13/2/2021).

Sawin menusuk korban dua kali di bagian pinggang dan punggung. Korban pun jatuh tergeletak bersimbah darah. 

Sebelumnya Wilman Sinaga bersimbah darah. Pemuda 25 tahun yang bekerja sebagai sopir angkot ini dibacok temannya sendiri. 

Korban ditemukan tewas di Pos 5 RT 01 RW 10 Semper Timur, Cilincing, Jakarta Utara, pada Kamis (11/2) pagi. Warga sekitar mengaku, kalau korban dan pelaku diduga sedang mabok bareng.

Kapolsek Cilindik Kompol Eko BW membenarkan insiden tersebut. Saat ini pelaku inisial SS masih diburu. "Diduga si korban ini mabuk, terus ribut," kata Eko.

#Baper   #Emosi   #Corona