Senin,  12 April 2021

Jambret Incar Emak-Emak Di Kota Bekasi 

YDH/RN
Jambret Incar Emak-Emak Di Kota Bekasi 
Ilustrasi

RN - Komplotan jambret tak pandang bulu beraksi di Kota Bekasi. Incaran, pelaku adalah emak-emak. 

Emak-emak menjadi korban penjambretan usai belanja di warung yang tidak jauh dari rumahnya. Akibatnya, uang gaji satu bulan dan ponsel alias HP serta surat-surat penting yang ada di dalam tas raib di gondol pelaku. Aksi para pelaku berhasil terekam CCTV dan viral di media sosial (sosmed).

Dalam rekaman CCTV milik warga yang terpasang di Jalan Haji Milun Dua Kampung Pengasinan, Rawa Lumbu, Kota Bekasi, Jawa Barat, terlihat seorang wanita yang tengah hamil muda menjadi korban penjambretan dua pria yang berboncengan sepeda motor pada Kamis, 11 februari 2021.

BERITA TERKAIT :
Parkiran Ruko Sentra Niaga Kalimalang Kota Bekasi Diduga Tak Berizin Pengelolaannya
Dinas Koperasi Pemkot Bekasi Dicap Tak Transparan Terkait Pelaksanaan BPUM 2020

Dari rekaman kamera tersebut, dua pelaku secara tiba tiba langsung memutar balik kendaraan dan melakukan perampasan tas yang sedang dipegang di tangannya.

Korban yang kaget akibat ulah pelaku, sempat berteriak dan mengejar pelaku. Namun, pelaku tidak dapat dikejar lantaran pelaku menggunakan sepeda motor dengan kecepatan tinggi.

Febianne Irene Michaella, ibu muda yang sedang hamil korban penjambetan saat di temui di rumahnya mengatakan, kejadian pejambretan tersebut pada pukul 18.00 WIB.

"Pas saya pulang membeli keperluan di minimarket, tiba-tiba dua pelaku langsung putar balik dan merampas tas saya. Ciri-ciri pelaku salah satu pelaku berambut pirang, dan memakai switer. Saya sempat shock dan nyaris pingsan, uang hasil kerja selama sebulan dan satu buah HP (handphone) termasuk surat surat penting terbawa oleh kedua pelaku," tuturnya.

Sementara Hasan, salah seorang warga setempat mengatakan, kejadian yang menimpa tetangganya itu, saat korban berjalan seorang diri langsung di rampas tasnya.

"Korban sempat berteriak minta tolong ke warga, namun kondisi jalan yang sepi pelaku langsung kabur meninggalkan korban," ujarnya.
Aksi penjambertan di wilayah ini bukan hanya pertama kali terjadi, kondisi jalan yang sepi mebuat pelaku dengan leluasa melakukan aksi kejahatannya.

Warga pun berharap agar petugas rutin melalukan patroli, dan segera menangkap para pelaku yang sangat meresahkan warga. Kasus tersebut kini ditangani petugas Polsek Bekasi Timur dan Polres Metro Bekasi Kota.