Sabtu,  17 April 2021

Kumpul Di Vila

Duh, Acara Wali Kota Bekasi Dibubarkan Kecamatan

NS/RN/NET
Duh, Acara Wali Kota Bekasi Dibubarkan Kecamatan
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi.

RN - Acara Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi dibubarkan. Acara yang diduga kerumunan itu akhirnya terhenti.

Yang membubarkan adalah Satgas COVID-19 Kecamatan Cisarua. Camat Cisarua, Deni Humaidi, memberikan penjelasan ketika acara Walkot Bekasi dibubarkan.

Pembubaran acara itu terjadi pada Kamis (3/2) lalu. Deni menuturkan acara itu diselenggarakan di salah satu vila milik Walkot Bekasi.

BERITA TERKAIT :
Hasil Survei, Tri Adhianto Tjahyono Unggul jadi Calon Wali Kota Bekasi di Pilkada Bekasi 2024
Beda Sikap Soal Anggota TGUPP Jadi Pengacara, Gerindra DKI Sudah Tak Kompak?

"Beliau (ada) urusan internal di rumah peristirahatannya mungkin maklum beliau kan posisinya kepala daerah, mungkin anggap lah bawahan atau anak buahnya mungkin ingin mengucapkan (ucapan selamat) atau seterusnya dan dari situ mungkin karena ramai banyak mobil parkir di tempat itu, parkirnya sampai keluar, mungkin di dalam (tempat) parkirnya tidak dipakai karena sempit dari situ ada warga yang melapor melalui WA ke Kecamatan," ujar Deni, Senin (15/2/2021) malam.

Setelah menerima laporan, Deni beserta jajaran Polsek Cisarua dan Satpol PP mendatangi lokasi acara Rahmat Effendi pukul 20.30 WIB. Saat Deni tiba, acara Rahmat Effendi masih berlangsung.

Deni memperkirakan ada sekitar 20 orang yang mengikuti acara Rahmat Effendi. Dia menduga 20 orang tersebut berasal dari jajaran Pemkot Bekasi usai melihat pelat mobil yang terpakir di sekitar villa.

"Setelah sampai di lokasi saya menyampaikan kami dari tim COVID kecamatan (Cisarua) karena kondisi PPKM dan seterusnya agar kegiatan dihentikan," jelas Deni.

Deni mengatakan Rahmat Effendi bersikap kooperatif. Dia juga menyebut Rahmat Effendi meminta maaf karena acara tersebut.

"Beliau menyadari dan minta maaf dan segera kegiatan dihentikan dan tamunya pulang secara berangsur pulang," jelas Deni.

Rahmat Effendi kemudian buka suara soal acara tersebut. Dia membantah acara itu merupakan acara ulang tahunnya.

"Kita nggak pernah merayakan ulang tahun," jelas Rahmat Effendi.

"Memang ada ngobrol-ngobrol aja dan nggak banyak, nggak sampai 20 orang, standar (protokol kesehatan) dipakai lah, bahkan abang (saya) kan ketua satgas COVID-19," sambungnya.