Senin,  12 April 2021

Nomor 3 Kasus Korupsi

Wali Kota Dan Bupati Lebih Takut KPK Ketimbang Ke Gubernur 

NS/RN/NET
Wali Kota Dan Bupati Lebih Takut KPK Ketimbang Ke Gubernur 
Edy Rahmayadi

RN - Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi menyindir para kepala daerah. Kata dia, wali kota dan bupati lebih takut dengan KPK ketimbang ke gubernur. 

Hal ini dikatakan Edy saat acara dengan Direktur Korsup Wilayah I KPK, Didik Agung Widjanarko dan sejumlah bupati dan wali kota di Sumut.

Menurut Edy, adanya KPK membuat kepala daerah menjadi takut. Dia mengatakan kepala daerah di Sumut diundang KPK langsung hadir, padahal jika gubernur yang mengundang belum tentu hadir.

BERITA TERKAIT :
Didemo, KPK Diminta Usut Proyek Pengadaan Bus di Kemenhub
Singapura Sewot Dibilang Negeri Surganya Koruptor 

"Bupati ini kalau diundang gubernur tak datang, tapi kalau Pak Didik ini yang ngundang, lima diundang, lima datang," ucap Edy di Medan, Jumat (19/2).

Edy kemudian bercerita soal Sumut yang berada di posisi ketiga provinsi dengan kasus korupsi paling banyak di Indonesia. Dia berharap kepala daerah se-Sumut ikut membantu agar posisi Sumut itu dapat diturunkan.

"Tiga bulan lalu ranking dua, sekarang ranking tiga lagi. Saya ini sampai 5 Desember 2023, kalian kasihlah hadiah ke saya. Paling tidak peringkat separuh dari 34 provinsi," jelasnya.