Senin,  20 September 2021

NU DKI Dorong Gibran, PDIP & PSI Kalah Start 

NS/RN
NU DKI Dorong Gibran, PDIP & PSI Kalah Start 
Gibran di acara NU DKI Jakarta.

RN - Nahdlatul Ulama (NU) DKI Jakarta nampaknya jago melihat peluang. Ulama Nahdliyin ini mendorong putra Jokowi, Gibran Rakabuming menjadi Gubernur DKI Jakarta ke depan. 

Langkah NU tentunya menyalip PDIP dan PSI. Bahkan, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi DKI Jakarta memanggil Wali Kota Solo Gibran Rakabuming dengan panggilan 'Gus Gibran'. PWNU DKI menilai putra Presiden Joko Widodo itu layak memimpin Ibu Kota.

Sebutan 'Gus Gibran' itu dilayangkan pertama kali oleh Ketua PWNU DKI Samsul Ma'arif dan Ketua Satgas Donor Darah dan Plasma Konvalasen PWNU DKI KH Asyik Samsul Huda ketika Gibran menghadiri acara donor darah PWNU DKI. Acara tersebut juga dihadiri Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria.

BERITA TERKAIT :
Ditinggal Ongen Sangaji, Hanura DKI Terancam Remuk & 'Babak-Belur'
Sudin SDA Jakbar Disorot DPRD DKI Jadi Pejabat Harus Peka

"Menurut hadis, khoirunnas anfauhum linnas, sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain. Oleh karena itu, PWNU DKI terus berusaha menjadi yang bermanfaat bagi masyarakat. PWNU sebelumnya berhasil menyelenggarakan NU Peduli Isoman dan sekarang PWNU DKI berhasil menyelenggarakan donor darah dan plasma konvalesen yang alhamdulillah sekarang ditinjau langsung oleh Wagub DKI Jakarta dan juga Gus Gibran, putra Presiden, yang langsung berangkat sendiri dari Solo," kata Huda.

Sebutan Gus Gibran kembali terulang kata Samsul Ma'arif menyampaikan sambutan. "Penyelenggaraan vaksinasi hingga sampai saat ini sudah dua puluh titik dan akan terus berjalan. Kita bekerja sama dengan TNI-Polri, dengan pemerintah DKI Jakarta. Semua sudah hadir, mulai Panglima, Kapolri, Wakapolri, Pangdam, Gubernur, Wakil Gubernur, Wali Kota. Apalagi acara kali ini kita kedatangan putra Presiden, Gus Gibran," tutur Samsul.

Dalam sambutannya, Gibran mengapresiasi penanganan COVID-19 di Jakarta. Ia berjanji akan menerapkan hal serupa di Solo.

"Kita akan mencoba menerapkannya (penanganan COVID-19 di DKI Jakarta) di Kota Solo," tutur Gibran.

"Kami mengapresiasi semua kegiatan PWNU, khususnya di saat pandemi ini, yang mana telah banyak membantu masyarakat terdampak pandemi," lanjutnya.

Dihubungi terpisah, Samsul berpendapat 'Gus Gibran' sudah waktunya memimpin cakupan wilayah yang lebih besar lagi. Jakarta, terang Samsul, dinilai jadi wilayah yang cocok untuk Gibran.

"Layak memimpin Jakarta," ujar Samsul Ma'arif, Sabtu (11/9/2021).

Menurutnya, panggilan Gus Gibran memiliki arti tersendiri. "(Arti Gus Gibran) generasi muda pemimpin. Generasi muda sudah waktunya menjadi pemimpin," jelas Samsul.

"(Sebutan Gus Gibran) spontan saja," lanjutnya.

Sebelumnya Gibran juga memuji kinerja Pemprov DKI Jakarta dalam menghadang Corona. Gibran menilai kinerja Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria sangat bagus.

"Sekali lagi ini luar biasa sekali, kerja keras dari Pak Anies, Pak Riza, untuk Jakarta, ini benar-benar jadi percontohan untuk kami yang ada di daerah," ujarnya.