Selasa,  25 January 2022

Peringati Sumpah Pemuda, DPC PDIP Kota BekasiGelar Diskusi Sejarah

YDH
Peringati Sumpah Pemuda, DPC PDIP Kota BekasiGelar Diskusi Sejarah

RN- Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Bekasi mengundang Prof. Anhar Gonggong didalam acara diskusi Sejarah Peringati Sumpah Pemuda dikantor Sekretariat DPC Jl. Chairil Anwar No.3, RT.004/RW.009, Kel. Margahayu, Kec. Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat, Jum'at (29/10/2021).

Sektretariat DPC PDIP Kota Bekasi terlihat ramai oleh kedatangan para pemuda-pemudi yang berasal dari PDI Perjuangan, Ormas Kepemudaan, LSM juga para Jurnalis, hal itu terlihat saat mereka hendak masuk kedalam ruangan pertemuan Sekretariat DPC PDI Perjuangan. Ternyata kedatangan para pemuda-pemudi tersebut dikarenakan ada acara diskusi kupas sejarah yang diadakan dengan tema "Peran Pemuda Menuju Kemerdekaan" yang tak tanggung-tanggung dengan mengundang salah satu narasumber yang sangat ahli dibidang sejarah Indonesia, yakni Profesor Anhar Gonggong.

Acara diskusi yang dikemas secara santai khas pemuda dibuka oleh Sekretaris DPC PDI Perjuangan, Ahmad Faisyal Hermawan yang dikenal dengan panggilan Bang Faisyal juga merupakan Anggota DPRD Kota Bekasi.

BERITA TERKAIT :
Kasus Suap Rahmat Effendi, KPK Panggil Ketua DPRD Bekasi 
Anggota DPRD Prov Jabar, Waras Wasisto Gelar Sosialisasi Sketsa Kebangsaan Bersama Jurnalis Kota Bekasi

Faisyal, salah satu Anggota DPRD termuda pada Fraksi PDI Perjuangan yang berjumlah 12 orang di Kalimalang dalam pembukaan diskusi tersebut menyatakan bahwa dalam regenarasi kepemimpinan di Indonesia para generasi penerus Bangsa jangan sampai melupakan sejarah kemerdekaan Bangsanya sendiri.

Sambutan berikutnya oleh Ketua DPC PDI Perjuangan yang juga merupakan Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto mengupas sedikit sejarah tentang Organisasi Kepemudaan yang dimulai dari Tahun 1908 yaitu Budi Utomo.

"Generasi sekarang bukan generasi Pejuang Kemerdekaan melainkan penikmat kemerdekaan dimana memiliki tantangan yang lebih kompleks mulai dari isu terorisme sekterian, Korupsi sampai kepada budaya kawin sejenis yang semakin sering terjadi di Bangsa ini," terang Mas Tri - panggilan akrab.

Tiba waktunya Profesor Anhar Gom Gom yang mana membagikan pengetahuan sejarah tentang asal muasal para pemuda mulai mendirikan Organisasi-organisasi kepemudaan sampai ketingkat Daerah dan bersatu padu mempunyai niat dan perjuangan yang sama yaitu melepaskan Indonesia dari segala bentuk penjajahan dan menjadi bangsa yang merdeka secara utuh dan satu komando, yakni Sukarno-Hatta. 

Narasumber berikutnya Bapak Karyono Wibowo, Direktur Eksekutif Indonesia Public Institute (IPI) menyatakan bahwa tantangan kepemudaan saat ini adalah memiliki ideologi dan semangat kebangsaan yang dimiliki oleh pemuda-pemudi yang memperjuangkan kemerdekaan RI pada waktu melepaskan diri dari para  penjajah Indonesia.

Acara Diskusi berlangsung interaktif dan ditutup dengan menyanyikan lagu 'Bangun Pemuda Pemudi' secara bersama-sama, menerapkan protokol kesehatan secara ketat.