Sabtu,  28 May 2022

Airlangga Harga Mati, Kalau Mau Koalisi Dengan Golkar Jadi Cawapres

NS/RN
Airlangga Harga Mati, Kalau Mau Koalisi Dengan Golkar Jadi Cawapres

RN - Airlangga Hartato sebagai bakal calon presiden dalam Pemilu tahun 2024 sudah harga mati. Airlangga dipastikan sebagai calon tunggal yang diusung Partai Golkar sebagai calon presiden.

Kepastian Airlangga calon tunggal menutup pintu tokoh beringin lainnya yang juga kebelet. Nah, jika ingin koalisi dengan Golkar maka posisi yang ada tinggal cawapres. 

"Jadi calon presiden dari Partai Golkar adalah pak Airlangga. Itu saja. Itu final," ujar Ketua DPP Golkar Dave A F Laksono di Kantor DPP Golkar, Palmerah, Jakarta Barat, Minggu (23/1/2022).

BERITA TERKAIT :
Survei PSI: Airlangganomic Ketua Golkar di Posisi Teratas Capres
Buya Syafii Maarif Wafat, Airlangga Kehilangan Sosok Bapak Bangsa

Dia menyebut jika hingga saat ini tidak ada hal yang memungkinkan untuk merubah keputusan tersebut.

"Tidak. Sampai saat ini tidak ada ruang apapun yang dibuat untuk merubah keputusan munas yang diperkuat dalam rapimnas," ungkapnya.

Selain itu, Golkar telah mengantongi sejumlah nama terkait cawapres yang akan mendampingi Airlangga. Namun menurutnya hal ini masih menunggu proses.

"Ada sejumlah nama tapi belum diputuskan, jadi kita masih menunggu proses ini berlaku," ungkap Dave.

Dave menyebut jika nantinya proses pemilu baru akan mulai pada bulan April 2024 mendatang. Hingga kini dia masih melihat kecocokan visi-misi bakal calon dengan Golkar.

"Kan proses pemilu juga baru mulai bulan April ya kalau nggak salah. Jadi sembari menunggu, sembari melihat kecocokan visi-misinya menjelang 2024 nanti," kata Dave.

Diberitakan sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia mengatakan pihaknya terbuka bagi siapa pun yang memiliki visi yang sama.

"Ya, kami ini partai terbuka, partai tengah, kalau dalam teori tuh masuk catch all party, jadi siapa pun yang merasa punya visi yang sama, platform yang sama dengan Golkar ya, ideologi Pancasila, kemudian kita adalah partai yang doktrin kekaryaan, sebagai 'developtalisme party', siapa pun yang terima itu, dengan senang hati kami menerima siapa pun yang mau bergabung dengan kami," kata Doli kepada wartawan di gedung DPR/MPR, Jakarta, Kamis (2/12/2021).

Meski begitu, Doli menegaskan Golkar tetap hanya akan mencalonkan Airlangga Hartarto pada 2024. Dia menegaskan keputusan itu sudah bulat.