RADAR NONSTOP - Politisi Partai Gerindra ini latah ikut-ikutan menyerang Anies Baswedan. Dia adalah Dwi Ratna, anggota fraksi partai pengusung Anies-Sandi di Pilkada DKI 2017 lalu.
Ratna, menyerang Anies Baswedan terkait serapan APBD 2018. Ia mengatakan, rendahnya penyerapan anggaran APBD 2018 disebabkan terjadinya gagal lelang dan kualifikasi syarat lelang yang tidak bisa dipenuhi oleh peserta.
Ratna berharap, Anies melakukan audit serta monitoring dan evaluasi (Monev) kepada pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) terkait kinerjanya selama ini.
BERITA TERKAIT :Duit Daerah (APBD) Diendapkan Di Bank, Lagi Cari Bunga Perbankan?
ASN Jakarta Dilarang Rapat Di Hotel, BUMD JXB Bakal Kalang Kabut Dan Siap-Siap Tekor
"Dengan presentase serapan anggaran dari APBD Tahun 2018 yang belum maksimal, kami berharap saudara Gubernur beserta jajarannya melakukan audit serta monev kinerja para pimpinan SKPD dan UKPD dalam memacu pergerakan penyerapan anggaran yang signifikan," katanya.
Oleh karena itu, Dwi berharap pada APBD Tahun Anggaran 2019 yang telah ditetapkan sebesar 89,08 Triliun, Anies harus bersungguh-sungguh memastikan semua program dapat dilaksankan secara maksimal di masing-masing SKPD maupun UKPD sehingga serapan anggaran bisa mencapai 90 persen.