Sabtu,  28 May 2022

Antisipasi Pengguna Pertamax ke Petralite, Nih Solusi dari Wakil Rakyat

Tori
Antisipasi Pengguna Pertamax ke Petralite, Nih Solusi dari Wakil Rakyat

RN - PT Pertamina (Persero) mendorong kendaraan mewah dan dinas menggunakan Pertamax dari sebelumnya memakai Pertalite. Upaya ini dinilai tepat oleh elit di Senayan. 

"Upaya mendorong kendaraan mewah dan pelat merah menggunakan Pertamax ini sangat bagus. Ini juga mulai berjalan di lapangan," ujar anggota Komisi VII DPR Mulyanto dalam keterangannya, Sabtu (14/5/2022).

Dia berharap ke depan peningkatan manajemen cadangan bahan bakar minyak (BBM) di tingkat SPBU dapat terus ditingkatkan. Dengan begitu, migrasi pengguna dari Pertamax ke Pertalite dapat diantisipasi.

BERITA TERKAIT :
Kejati Kantongi Nama-nama Penerima Aliran Dana Kasus Tanah Pertamina, Duh Bisa Lebaran di Bui Nih..

Terkait pelayanan Pertamina selama arus mudik maupun arus balik Lebaran 2022, Mulyanto menyatakan secara umum berjalan baik.

Hal senada dikemukakan anggota Komisi VII DPR Sartono Hutomo yang mengapresiasi atas layanan Pertamina selama musim mudik Lebaran tahun ini, termasuk pengamanan pasokan hingga Senin (16/5/2022) mendatang. 

Menurut dia, tidak mudah menangani ketersediaan BBM di saat arus mudik. Pelayanan dan penyediaan fasilitas selama masa mudik tidak terlepas dari kemampuan direksi Pertamina dalam mengatasi kelangkaan BBM, khususnya jenis solar, sebulan sebelum memasuki Ramadan.

"Sungguh tidak mudah menangani ketersediaan BBM di saat mudik kemarin. Namun, itu semua bisa dilalui dengan baik," ujar Sartono.

Menurut dia, pelayanan baik tersebut tak lepas dari soliditas dan kerja keras seluruh jajaran BUMN tersebut, mulai dari komisaris (BOC) dan direksi (BOD) hingga level terbawah termasuk pihak SPBU.

Untuk itu,lanjutnya, direksi Pertamina diharapkan terus berupaya melakukan hal yang baik tersebut pada seluruh produk penugasan. Termasuk membuat terobosan jangka panjang yang bisa lebih memberi dampak positif bagi perekonomian.

Pada saat arus mudik Lebaran 2022, Pertamina fokus menjaga pasokan BBM dan LPG dengan menyiagakan seluruh infrastruktur meliputi 114 terminal BBM, 23 terminal LPG, 7.400 SPBU, 667 SPBE, 4.972 agen LPG, dan 68 DPPU.