Selasa,  05 March 2024

Tuntut Cabut Somasi Dekan dan Ajak Dialog, Mahasiswa FKOR UNS Solo Demo Rektorat

RN/CR
Tuntut Cabut Somasi Dekan dan Ajak Dialog, Mahasiswa FKOR UNS Solo Demo Rektorat
Ratusan mahasiswa FKOR UNS saat demo di depan Kantor Rektorat kampus setempat, Kamis (2/2/2023) -Net

RN - Mahasiswa Fakultas Keolahragaan (FKOR) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo menggelar aksi demonstrasi di depan kantor rektorat setempat.

Mereka memprotes dan menuntut somasi yang dilayangkan Majelis Wali Amanat (MWA) UNS kepada Dekan FKOR, Dr Sapta Kunta segera dicabut.

Mahasiswa juga meminta berdialog, dan mendesak Wakil Ketua MWA UNS memberikan klarifikasi atas somasi yang dilayangkan, serta meminta maaf.

BERITA TERKAIT :
Mahasiswa Ngamuk, Rektor Universitas Pancasila Kabur...
Heboh Aksi Rektor Universitas Pancasila, Mahasiswa Resah Kasus Pelecehan 

Mahasiswa mulai menggelar demo sekitar pukul 10.00 WIB. Mereka membentangkan sejumlah poster yang isinya memprotes somasi yang dilayangkan MWA UNS kepada dekan mereka. 

“Aksi ini latar belakangnya adalah somasi yang dilayangkan Wakil Ketua MWA UNS kepada dekan kami, dimana duduk persoalannya tidak jelas,” kata salah satu peserta aksi, Rohadi Setyo Wibowo.

Sedangkan Dekan FKOR UNS sebenarnya ingin mengajak bersama untuk memikirkan dan prihatin atas beberapa berita buruk terhadap UNS. 

Namun yang muncul justru adalah surat somasi dari pengacara MWA UNS. Sementara, apa yang disampaikan Dekan FKOR UNS hanya sebatas diskusi grup terbatas dan tidak menyebar kemana-mana.

“Namun yang terjadi adalah ada dua somasi yang telah dilayangkan kepada kami,” ucapnya.

Surat somasi itu, lanjutnya, memantik reaksi mahasiswa FKOR yang telah menganggap Dekan FKOR seperti  orang tuanya sendiri.

Pihaknya menggelar demo untuk meminta kejelasan kepada MWA UNS kenapa Dekan FKOR disomasi. Para mahasiswa menilai apa yang dilakukan Dekan FKOR UNS bukan sesuatu yang salah. 

“Bapak mengajak kita saling silaturahmi menguatkan nama baik UNS, tapi nyatanya malah disomasi,” ucapnya. 

Secara psikologis, somasi yang dilayangkan MWA UNS mengganggu dan mengusik ketenangan para mahasiswa FKOR yang semestinya melakukan persiapan menghadapi kejuaraan. “TIdak melakukan kesalahan kok disuruh minta maaf,” tuturnya.

Jika FKOR melakukan kesalahan, pihaknya akan jantan meminta maaf. Namun yang terjadi saat ini, pihaknya tidak tahu kesalahan apa yang dilakukan namun muncul somasi. 

Perlu diketahui, selain melayangkan somasi kepada Dekan FKOR, MWA UNS juga melayangkan somasi kepada Dekan Fakultas Kedokteran UNS, Prof Reviono. Somasi dilayangkan diduga terkait polemik hasil pemilihan Rektor UNS belum lama ini. 

#UNS   #Mahasiswa   #Solo